Berita Kabupaten Sumba Barat
Ini Pemicu Antrean Kendaraan Memadati SPBU Km 3 Waikabubak-Sumba Barat
-Antrean kendaraan kembali memadati stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di km 3, Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat.
Penulis: Petrus Piter | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Wartawan Pos-kupang.com, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK--Antrean kendaraan kembali memadati stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di km 3, Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat. Kendaraan pickup dan sepeda motor mendominasi antrean pengisian BBM di km 2 itu.
Seperti disaksikan pos kupang, Selasa (9/10/2018) pagi, antrean kendaraan pickup cukup padat ditambah sepeda motor saat mengisi BBM di SPBU km 3 Sumba Barat.
Kondisi itu terjadi karena stok BBM menipis. Bahkan untuk persediaan solar telah habis.
Baca: Warga Benteng Kuwu Mengeluh Air Tidak Lancar, Direktur PDAM Janji Perbaikkan Jaringan
Roni Dapa dan Ama David, dua orang guru yang ditemui saat antre mengisi premiun di SPBU km 2 Kota Waikabubak, Selasa (9/10/2018) mengeluhkan kondisi antrean yang hampir terjadi setiap hari. Hal itu sebetulnya akibat ulah oknum penjual BBM eceran. Hampir setiap saat, puluhan pengecerBBM datang mengisi bensin. Dan itu berulang-ulang sepanjang hari. Padahal ini BBM subsidi bukan untuk diperdagangkan.
Keduanya meminta pemerintah segera menertibkan pedagang eceran BBM yang setiap saat mengisi BBM di SPBU. Kondisi itu sudah berlangsung lama tetapi sayangnya pemerintah membiarkan saja terjadi. Akibatnya pengecer BBM semakin marak dan merugikan masyarakat daerah ini.
Harga eceran bensin Rp 10.000/botol-Rp 15.000/botol. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/spbu-km-3-waikabubak_20181009_100121.jpg)