Berita Regional Terkini

Bupati Malang Akui Sudah Jadi Tersangka Suap DAK Pendidikan oleh KPK

Bupati Malang, Rendra Kresna mengaku sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK terkait dana alokasi khusus (DAK) pendidikan 2011.

Bupati Malang Akui Sudah Jadi Tersangka Suap DAK Pendidikan oleh KPK
KOMPAS.com/ANDI HARTIK
Bupati Malang, Rendra Kresna saat memberikan keterangan seusai rumah dinasnya di Pendopo Kabupaten Malang digeledah KPK, Senin (8/10/2018). 

POS-KUPANG.COM | MALANG - Bupati Malang, Rendra Kresna mengaku sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dana alokasi khusus (DAK) pendidikan 2011. Rendra mengaku disangka menerima gratifikasi dari rekanan proyek DAK tersebut.

"Saya disangkakan menerima gratifikasi dari pemborong, rekanan DAK 2011," katanya di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (9/10/2018).

Rendra mengatakan, dirinya mengetahui bahwa sudah jadi tersangka dari surat penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK pada Senin (8/10/2018) malam.

Baca: BNPB Perkirakan 5.000 Orang Masih Tertimbun di Balaroa dan Petobo

Saat itu, penyidik menggeledah rumah dinas Rendra yang ada di Pendopo Agung Kabupaten Malang di Jalan Agus Salim, Kota Malang, serta rumah pribadinya yang ada di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

"Ya, tersangka saya, saya baca di berita acara penggeledahan, itu kan menyatakan bahwa saya sebagai tersangka kasus ini, nama Rendra Kresna," ungkapnya.

Baca: Didampingi 300 Advokat, Amien Rais akan Memenuhi Panggilan Polisi Rabu Besok

Kendati demikian, Rendra mengaku belum mengetahui nilai gratifikasi yang disangkakan kepadanya. "Tidak disebutkan," ungkapnya.

Diketahui, penyidik KPK menggeledah rumah dinas Bupati Malang Rendra Kresna yang ada di Pendopo Agung Kabupaten Malang di Jalan Agus Salim, Kota Malang, Senin (8/10/2018) malam.

Saat itu, penyidik menyita sejumlah berkas. Di antaranya dokumen kepegawaian, dokumen pengaduan dari masyarakat berupa pengaduan korupsi, dan pengaduan terkait dana kampanye dirinya saat mencalonkan diri di periode kedua pada 2015.

Pada saat yang bersamaan, penyidik juga menggeledah rumah pribadi Rendra yang ada di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Rendra mengaku tidak mengetahui berkas apa saja yang disita di rumah tersebut. Sebab, Rendra mendatangi penggeledahan yang dilakukan di pendopo. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved