Berita Kabupaten Belu

Laka Lantas di Halilulik, Niko Mano: Saya Sudah Berusaha Menghindar

Kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan Trans Timor, tepatnya di Kampung Dinleo, Halilulik, Kecamatan Tasifeto Barat

Laka Lantas di Halilulik, Niko Mano: Saya Sudah Berusaha Menghindar
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Sopir Mobil, Niko Mano.

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teny Jenahas

POS-KUPANG.COM|ATAMBUA--Kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan Trans Timor, tepatnya di Kampung Dinleo, Halilulik, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Senin (8/10/2018) menewaskan Jefri Mali (15).

Korban meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) setelah bertabrakan dengan mobil roda empat yang dikendarai Niko Mano.

Laka lantas di Atambua
Laka lantas di Atambua (POS KUPANG/TENY JENAHAS)

Sopir mobil, Niko Mano saat ditemui Pos Kupang.Com, di Mapolres Belu tidak banyak bicara. Nampaknya ia masih trauma dengan kejadian tersebut. Ia hanya mengatakan, ia bersama Romo Maxi datang dari Kefemenanu menuju Atambua. Saat di TKP, ia sudah berupaya menghindari saat melihat kendaraan korban sudah masuk ke jalurnya.

Romo Maxi yang ditemui Pos Kupang.Com mengatakan, sebelum terjadi tabrakan, ia melihat kendaraan korban laju dengan kecepatan tinggi. Korban hendak melambung sepeda motor yang ada di depannya namun setelah melambung, korban tidak mampu lagi mengendalikan kendaraan ke jalurnya sehingga terjadi tabrakan. Saat itu, korban membawa barang cukup banyak di atas motornya.

Baca: Artis Laudya Cynthia Bella Jual Rumah Mewahnya, Harganya Segini

Ayah korban, Bonifasius Liku mengatakan, anaknya keluar dari rumah ke tempat penggilingan padi menggunakan sepeda motor. Korban membawa dua karung padi. Setelah pulang dari penggilingan, korban membawa lagi dua karung masing-masing karung beras dan karung dedek. Semuanya disimpan di bagian depan kendaraan.

Bonifasius mengaku tidak memiliki tanda-tanda sebelum kejadian tersebut. Bonifasius merasa kehilangan putranya. Dia menerima kejadian itu sambil memberikan harapan kepada pihak kepolisian untuk melakukan proses hukum secara transparan.

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing melalui Kasat Lantas AKP Harman Sitorus saat dikonfirmasi Pos Kupang.Com membenarkan peristiwa tersebut. Kasus tersebut sudah ditangani kepolisian dan saat ini polisi masih mengumpulkan bukti-bukti. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved