Berita Kabupaten Sumba Barat

Kades Maliti Bond Ate, SBD Minta Pemda Bantu Air bersih, WC Dan Penerangan Listrik

Pasalnya selama ini masyarakat mengambil air cukup jauh, penerangan listrik belum ada juga belum tersedia wc umum yang layak.

Kades Maliti Bond Ate, SBD Minta Pemda Bantu Air bersih, WC Dan Penerangan Listrik
POS KUPANG/PETRUS PITER
Kades Maliti Bondo Ate saat ditemui di kampung Ratenggaro, kecamatan Kodi Bangedo, SBD, Minggu

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM|TAMBOLAKA--Kepala Desa Maliti Bondo Ate, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya, Matius R.Katoda, meminta pemerintah tingkat Kabupaten Sumba Barat Daya membantu pengadaan air bersih, pembangunan wc umum dan penerangan listrik.

Pasalnya selama ini masyarakat mengambil air cukup jauh, penerangan listrik belum ada juga belum tersedia wc umum yang layak.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, 8 Oktober 2018, Taurus, Leo Dan Aries Romantis, Cancer Beri Ruang Khusus

Baca: Elemen Masyarakat di TTS Diminta Dukung PSU

Baca: Siswa SMANSA Keluhkan Uang Foto Pas

Baca: Kades Maliti Bondo Ate, SBD Bantah Ada Pungli Di Kampung Wisata Ratenggaro

Kepala Desa Maliti Bondo Ate, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya, Matius R.Katoda menyampaikan hal itu di kampung Ratenggaro, Sumba Barat Daya, Minggu (7/10/2018) siang. Menurutnya, selama ini, masyarakat sudah berulangkali mengeluhkan hal itu baik ketika bertemu dewan saat turun lapangan maupun dengan pemerintah yang juga berkunjung ke desa itu.

Sayangnya keluhan tersebut hingga kini belum terjawab.

Permohonan bantuan anggaran pembangunan WC umum layak, pengadaan air bersih dan penerangan listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kampung Ratenggaro khususnya wisatawan umumnya mengingat kampung Ratenggaro menjadi salah tujuan wisatawan saat ini.

Baca: Ikuti Tips Praktis Dewi Sandra Saat Bepergian

Baca: Kades Maliti Bondo Ate, SBD Bantah Ada Pungli Di Kampung Wisata Ratenggaro

Dengan hadirnya fasilitas publik tersebut dapat memenuhi kebutuhan rakyat daerah ini dengan baik..Pihaknya tidak bisa menggunakan dana desa karena anggaran terbatas. Apalagi di Desa Maliti Bondo Ate terdapat 10 kampung adat. Karena itu bila hanya satu kampung yang mendapat bantuan maka dapat saja terjadi kecemburuan.

Dengab demikian berharap pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dapat nerespons keluhan rakyat kampung Ratenggaro sehingga apa yang diidamkan rakyat selama ini terpenuhi. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved