Berita Fotografer

Jasa Fotografer Profesional Makin Diminati, Pakai Kamera Medium Entri hingga Profesional, Loh

Seperti halnya profesi-profesi lain, fotografer memerankan keahlihannya untuk mendapatkan penghasilan.

Jasa Fotografer Profesional Makin Diminati, Pakai Kamera Medium Entri hingga Profesional, Loh
Wili K Suni

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Wili K Suni

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Fotografer disebut juga Tukang Potret atau Juru Foto. Fotografer dimaknai sebagai seseorang yang melakukan aktivitas fotografi dengan maksud melakukan kegiatan rekreasi disaat waktu luang (hobi). Namun jika dilihat dari profesi, maka fotografer adalah seseorang yang melakukan kegiatan fotografi secara profesional.

Seperti halnya profesi-profesi lain, fotografer memerankan keahlihannya untuk mendapatkan penghasilan. Ia hidup dari fotografi. Di Kota Kupang, semakin banyak jumlah fotografer profesional. Mereka menjual jasa. Kehadiran mereka membantu warga yang ingin mendokumentasikan diri dan aktivitasnya.

Tidak bisa dipungkiri, fotografer profesional juga membantu pemerintah mempromosikan objek wisata. Hasil jepretannya berupa objek wisata diposting ke media sosial dan online sehingga diketahui banyak orang.

Baca: Hotel Untuk Tamu IMF di Labuan Bajo, Ayana Siapkan 100 Kamar dan Jayakarta 25 Kamar

Selain itu, fotografer sering menggelar pameran foto. Mereka juga terlibat dalam event kebudayaan dengan memamerkan foto-foto bertema kebudayaan NTT seperti tenun ikat. Seringkali, para fotografer mensyaratkan tenun ikat sebagai busana para model ketika hendak menjalani sesi pemotretan. Ada tenun ikat yang sudah dimodifikasi sesuai perkembangan fashion. Tenun ikat juga menjadi sasaran belanja para wisatawan asing yang datang ke Kota Kupang.

Untuk menjadi seorang fotografer profesional memang tidak mudah. Tak hanya berbekal hobi, profesi ini memerlukan kemampuan yang mumpuni dari segi teori dan praktik. Sebuah objek yang terlihat biasa jika dipandang secara kasat mata, bisa menjadi tontonan menarik jika ditampilkan dengan sudut-sudut tertentu.

Para fotografer di Kota Kupang memiliki tekad yang kuat, keteguhan dan kegiginan menjadikan mereka profesional dalam berfotografi. Umumnya mereka belajar secara otodidak. Selain membutuhkan tekad yang kuat, profesi ini membutuhkan modal cukup besar untuk membeli kamera. Dan itu dibuktikan sejumlah fotografer di Kota Kupang, sanggup membeli kamera yang harganya belasan juta dari hasil menabung. Berbagai jenis kamera, seperti DSLR tipe medium entri, semi-profesional hingga profesional sudah dimiliki.

Baca: Menjadi Perawat Dalam Panggilan Iman Katolik

Harga kamera bervariasi sesuai jenisnya. Kamera DSLR jenis medium entri harganya berkisar Rp 5 juta hingga Rp 8 juta-an. Kamera semi-profesional harganya berkisar Rp 10 juta sampai Rp 15 juta-an. Sedangkan kamera profesional harganya berkisar Rp 15 juta hingga Rp 20 juta, bahkan lebih mahal lagi.

Fotografer Ronny Jeremy Olang memiliki tiga jenis kamera mengatakan. Pada tahun 2013 saat masih kuliah meraih gelar sarjana, dirinya membeli kamera medium entri untuk belajar. Dalam perjalanan, Ronny membeli lagi kamera medium entri dengan tipe yang lebih mahal kemudian membeli kamera profesional.

"Pada tahun 2016 saya tertarik dengan kamera semi-profesional, kemudian saya berhasil membelinya dengan uang yang saya kumpulkan. Pada tahun 2018 saya beli lagi kamera kelas profesional dengan harga Rp 17.500.000. Semua kamera ini saya beli dengan uang hasil jualan jasa fotografi," ujar Ronny saat ditemui di sela sesi foto prewedding di Kelapa Tinggi, Kabupaten Kupang, Kamis (27/9/2018).

Halaman
123
Penulis: Wilibrordus Kau Suni
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved