Breaking News:

Berita Kabupaten Sumba Barat Daya

Di Sumba Barat Daya! Obyek Wisata Mandorak Dikuasai Asing. Akses Warga Terbatas

setiap tamu wajib lapor dengan tarif Rp 50.000/orang. Penjaga tak memberikan tanda bukti biaya masuk lokasi wisata Mandorak.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/PETRUS PITER
Suasana di pantai Mandorak, SBD. Sejumlah warga sedang istirahat disalah satu pondok di Pantai Mandorak, SBD, Minggu (7/10/2018) 

Laporan Wartawan Pos-kupang.com, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM,-TAMBOLAKA--Obyek wisata pantai Mandorak yang letaknya bersebelahan dengan Danau Weekuri di Desa Moromandinyo di Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya diduga telah dikuasai pihak asing. Akiibatnya akses warga menuju obyek wisata tersebut terbatas.

Seperti disaksikan pos kupang, Minggu (7/10/2018), akses jalan menuju pantai Mandorak tergolong baik meski masih jalan tanah. Jaraknya sekitar 50 meter dari jalan pantura.

Baca: KOK Bisa YA! Tarif Masuk Objek Wisata Danau Weekuri-Sumba Barat Daya Terserah Pengunjung

Ketika sampai pintu memasuki areal obyek wisata nampak terpasang bambu penghalang masuk menuju lokasi wisata Pantai Mandorak.

Untuk menuju pantai Mandorak setiap tamu wajib lapor dengan tarif Rp 50.000/orang. Penjaga tersebut tak memberikan tanda bukti biaya masuk lokasi wisata Mandorak.

Suasana sepih, hanya nampak beberapa ibu sedang memajang hasil tenunan baik kain maupun sarung dipinggir tembok batu kawasan wisata Mandorak.

Sedang disalah satu lopo dalam kawasan itu, sedang duduk 3-4 orang pemuda lengkap dengan parang dipingganya. Kesannya kurang bersabahat. Sementara dipinggir pantai, berdiri pula sebuah bangunan rumah khas Sumba, menjadi tempat istirawat warga sekitar.

Rini, salah seorang warga Desa Moromandinyo, Kecamatan Kodi Utara, SBD, mengaku, tempat tersebut milik orang asing sehingga tidak bebas warga datang berkunjung. Hal itu karena dilarang pemilik lokasi orang asing itu.

Suasana itu berbeda ketika berkunjung ke Danau Weekuri, yang letak bersebelahan, cukup ramai dikunjungi warga.

Sejumlah warga menyesalkan aset wisata milik daerah telah jatuh ke tangan perorangan apalagi orang asing. Dengan demikian, akses warga berkunjung ke lokasi wisata Pantai Mandorak terbatas pula. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved