Berita Kabupaten TTS

Bawaslu Kawal Khusus Kampanye Naitboho-Kase

Obed Naitboho dan Alex Kase memiliki status ganda, sebagai calon bupati dan wakil bupati TTS sekaligus calon legislatif Propinsi NTT

Bawaslu Kawal Khusus Kampanye Naitboho-Kase
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Ketua Bawaslu Kabupaten TTS, Melky Fay 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM|SOE – ‎ Obed Naitboho dan Alex Kase memiliki status ganda, sebagai calon bupati dan wakil bupati TTS sekaligus calon legislatif Propinsi NTT dari Partai Nasdem dan PAN. Hal ini memberikan ruang kepada keduanya untuk melakukan kampanye sebagai calon legislatif, walaupun disaat bersamaan kedua masih berstatus Paslon bupati dan wakil bupati TTS.

Untuk itu, agar masa kampanye Caleg tidak disalah gunakan oleh keduanya untuk melakukan kampanye sebagai calon bupati dan wakil bupati TTS, Bawaslu kabupaten TTS melalui Panwascam akan memberikan perhatian khusus untuk kampanye legislatif, Obed Naitboho dan Alex Kase.

Ketua Bawaslu Kabupaten TTS, Melky Fay memperingatkan kepada Obed Naitboho dan Alex Kase agar ketika melakukan kampanye caleg tidak mengangkat materi terkait PSU. Ia mengaku, sudah memberikan arahan kepada Panwascam untuk menindak tegas jika caleg Obed Naitboho dan Alex Kase mengangkat materi PSU dimana keduanya terdaftar sebagai Paslon bupati dan wakil bupati TTS nomor urut dua.

" Kita sudah memberikan arahan kepada Panwascam sehingga Kawal khusus kampanye Caleg Obed Naitboho dan Alex Kase agar berkampanye sebagai calon legislatif bukan sebagai calon bupati dan wakil bupati TTS. Kita minta Panwascam kita untuk selalu hadir mengikuti kampanye duanya. Jika ketahuan mengangkat materi terkait status keduanya sebagai calon bupati dan wakil bupati TTS maka akan kita bubarkan dan menjadi bahan temuan kita," ungkapnya ketika ditemui pos kupang, Jumat (5/10/2018) di ruang kerjanya.

Terkait temuan penggunaan mobil dinas oleh Obed Naitboho, Melky menjelaskan, temuan tersebut tidak memenuhi dua unsur. Ia membenarkan jika dalam temuan tersebut Obed Naitboho menggunakan mobil dinas, tetapi unsur melakukan kampanye tidak terpenuhi.

Pasalnya dari hasil investigasi Panwascam, Obed Naitboho diketahui hanya menghadiri gereja di wilayah Kie dan Amanatun Selatan.

" Laporan dugaan pelanggaran kampanye tersebut unsurnya tidak lengkap. Unsur menggunakan mobil dinas sudah terpenuhi, tetapi unsur kampanye tidak terbukti," pungkasnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved