Berita Manggarai Terkini

Bupati Kamelus Pimpin Rapat Penyelesaian Tapal Batas Manggarai Timur dan Ngada di Ruteng

Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H memimpin rapat penyelesaian tapal batas Manggarai Timur (Matim) dan Ngada

Bupati Kamelus Pimpin Rapat Penyelesaian Tapal Batas Manggarai Timur dan Ngada di Ruteng
ISTIMEWA
Pertemuan penyelesaian tapal batas Manggarai Timur dan Ngada di Rujab Bupati Manggarai, Ruteng. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H memimpin rapat penyelesaian tapal batas Manggarai Timur (Matim) dan Ngada yang sampai sekarang masih belum dituntaskan.

Buntut dari tidak tuntas penyelesaian tapal batas itu masyarakat semakin terbelakang dan terisolir.

Bupati Kamelus, Rabu (3/10/2018) malam bertempat di Rumah Jabatan Bupati Manggarai Jalan A.Yani, Kelurahan Mbaumuku, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai mengadakan rapat koordinasi dalam rangka persiapan penyelesaian masalah segmen batas Matim dan Ngada.

Baca: Camat Aesesa Minta Warga Jangan Buang Sampah di Pasar Danga

Hadir dalam rapat tersebut, Wabup Matim, Agas Andreas, S.H, M.Hum yang juga Bupati Terpilih Matim, Wabup Manggarai, Drs Viktor Madur, Wabup Matim terpilih, Drs. Jaghur Stefanus, Wabup Mabar, Drh Maria Geong, Dandim 1612 Manggarai, Letkol Inf Rudi Markiano Simagunsong, S.Sos, Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK, Plt Sekda Matim, Drs. Jahang Fansi Aldus, Plt Kepala Bappeda Matim, Drs Djohn Syukur, Sekda Mabar, Rovinus Mbon, Anggota DPRD Matim, Ustad Jemain S.Ag, Wakil Ketua DPRD Matim, Gorgonius D Bajang, Ketua DPRD Mabar, Blasius Jeramu, S.H, OPD Kabupaten Manggarai, Matim dan Mabar, Kades Wae Rasan, Tomas Loma.

Baca: Puluhan Pelamar CPNS Masukkan Berkas ke BKPP Sumba Barat

Bupati Kamelus dalam rapat tersebut mengatakan, semua yang berkumpul di Rujab Bupati Manggarai dalam rangka konsolidasi batas antara Kabupaten Matim dan Ngada.

"Saat pertemuan di Jakarta tanggal 30 juni 2007 hadir pada saat itu segi empat antara Kementrian Dalam Negeri Kabupaten Ngada, Matim dan Manggarai kalau tidak ada kesepakatan sebuah peristiwa penting untuk Matim terkait pembahasan UU yang cukup alot perdebatan Depdagri menghasilkan beberapa asumsi. Kita meyakinkan Mentri Dalam Negeri dan kedua belah pihak dari Ngada yaitu Bupati Pit Nuwa Wea menyodorkan bukti bukti dasar dan sikap tapi tidak ada dokumen yang di tampilkan dan saya siapkan dokumen tahun 1958. Dokumen itu ada saya belum lahir waktu pembentukan provinsi dan kabupaten-kabupaten apa yang saya pakai sebagai dasar pakai dokumen dan ada pelaku sejarah yang turut ikut menanam batas- batas dan saya buat presentasi ada beberapa pilar yang dimakan abrasi dan rusak. Pembahasan UU Matim sesuai dengan jadwal dalam UU pemerintah provinsi dan Kementrian Dalam Negeri paling lambat 3 tahun sebelum Matim dibentuk pertemuan. Malam ini kita mengambil bagian dalam rangka penuntasan mandat UU. Kita duduk bersama untuk mandat pertemuan ini dapat menghasilkan pikiran pikiran masalah tepal batas kita juga tetap pada dokumen-dokumen yang ada agar Bupati dan Wakil Bupati Terpilih bisa mengambil langkah langkah," kata Bupati Kamelus.

Sementara itu, Wabup Matim, Agas Andreas, S.H, M.Hum saat presentasi materi tepal batas mengatakan, terima kasih kepada Bupati Manggarai yang telah menyiapkan tempat dan rumah untuk pertemuan sebagai kabupaten induk dan bahan-bahan yang perlu dibawa ke Depdagri seperti fakta historis, juridis dan politis.

"Semua data tentang sebelum terbentuknya Kabupaten Manggarai dan Ngada, paskah terbentuknya Kabupaten Manggarai dan Ngada, paskah terbentuknya Kabupaten Manggarai Timur perlu kami ketahui," ujar Wabup Agas.

Informasi yang masuk ke POS-KUPANG.COM pada tanggal 16 Oktober 2018 ada pertemuan dengan Kementrian Dalam Negeri di Jakarta antara Kabupaten Matim, Manggarai dan Manggarai Barat bersama kabupaten Ngada soal tapal batas. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved