Berita Gempa Sumba
Gempa Sumba, Rima Dama Histeris Saat Gempa, Saya Langsung Lari, Saya Takut Tsunami''
Gempa Sumba, Rima Dama Histeris Saat Gempa, Saya Langsung Lari, Saya Takut Tsunami''
Penulis: Alfred Dama | Editor: maria anitoda
POS-KUPANG.COM - Gempa Sumba, Rima Dama Histeris Saat Gempa, Saya Langsung Lari, Saya Takut Tsunami''
Hari ini di wilayah Samudera Hindia Selatan Bali-Nusa Tenggara mengalami empat kali. Gempabumi pada pukul 06.12.03 WIB, 06.27.08 WIB, 06.59.44 WIB dan 07.16.47 WIB.
Berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan M=5,2 M=5,3 M=5,9 dan M=6,0 (setelah pemutakhiran).
Pasca Gempa Sumba Timur 6,3 SR, Plt Sekda Sumba Timur, NTT Minta Warga Pesisir Waspada. Ada Apa?
Gempa Sumba Barat Daya Terasa Hingga Lombok, Warga Berhamburan Keluar Rumah
Episenter gempabumi pertama terletak pada koordinat 10,65 LS dan 120,18 BT, sementara episenter gempabumi kedua terletak pada koordinat 10,54 LS dan 120,20 BT, episenter ketiga terletak pada koordinat 10,60 LS dan 120.20 BT, dan episenter keempat 10.52 LS 120.18 BT dengan kedalaman 21 km arah selatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Propinsi Nusa Tenggara Timur.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyoni, menjelaskan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter pada keempat gempabumi tersebut,
gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia menyusup di bawah Lempeng Eurasia.
Hampir seratus orang warga kota Waingapu Sumba Timur berbondong-bondong ke tamam patung kuda Waingapu untk mengungsi.

Mereka pilih tempat ini untk menghindari ancaman bangunan yang roboh setelah wilayaj iti diguncang gempa Selasa (2/10/2018) pagi.
Tempat itu juga dirasa aman dari bahaya tsunami.

Rima Dama warga Pakamburu Eaingapu yang sihububgi dari Kupang menjelaskan gempa yang mengguncang Waingapu cukup mengejutkan karena pada umumnya warga baru bangun dan melakukan rutinitas.
"Saya baru bangun tiba-tiba ada gempa. Saya lari keluar ternyata di luar rumah juga sudah banyak yang ke liar rumah.
Saya langsung ke patung kuda, karena rumajhkita di dekat pantai. Takut juga kalau ada tsunami" jelas wanita asal Kupang ini.
ni Penjelasan BMKG Waingapu Tentang Gempa Sumba Barat Daya
Ia menjelaskan, awalnya tidak banyak orang, tapi makin siang makin banyak orang di patung kuda sini.
" Sekarang sudah banyak orang di patung kuda ini. Kami takut gempa seperti di Palu jadi kami kumpul dulu di sini" ungkapnya. (*)