Berita Tsunami Palu

VIDEO: Tsunami, Rumah Ini Bergerak Dan Langsung Amblas Ditelan Bumi

VIDEO: Tsunami, sejumlah rumah dan tanah ini bergerak dan langsung amblas ditelan bumi.

VIDEO: Tsunami, Rumah Ini Bergerak Dan Langsung Amblas Ditelan Bumi
@Twitter Sutopo
Rumah terseret air lumpur di Palu 

POS-KUPANG.COM - Tsunami, sejumlah rumah dan tanah di suatu lokasi di Palu, Sulawesi Tenggara ini bergerak dan langsung amblas ditelan bumi.

Munculnya fenomena tanah bergerak menjadi penyebab jatuhnya banyak korban setelah terjadi gempa bumi berkekuatan 7,4 skala richter (SR) disusul dengan tsunami di Palu, Sulawesi Tenggara.

Terlihat di video rumah berjalan perlahan hingga akhirnya tertelan bumi.

Baca: Cancer dan 4 Zodiak Ini Paling Gampang Ditipu, Kamu Termasuk? Apa Penyebab Kebohongan?

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, 1 Oktober 2018, Virgo Ingat Masa Lalu, Aquarius Berkonflik, Capricorn Panik

Selain menghancurkan rumah-rumah warga tanah bergerak itu juga merusak sejumlah fasilitas yang ada termasuk BTS Tower pemancar telepon seluler.

Sultan Jack Ibrahim dari grup Facebook Portal Gorontalo melaporkan kalau di daerah Palu Selatan, Petobo, Biromaru, Jono Oge, dan Sidera terendam lumpur setinggi 3 meter.

Dia kemudian meminta bantuan segera karena sudah banyak jatuh korban karena masih hilang terendam lumpur.

"Langsung saja pak ini saya warga jono oge kec.sigi biromaru . Tolong relawan sama wartawan jangan hanya menyoroti di pesisir pantai talise dan taman ria saja atau kota saja. Lumpur seperti lahar dingin keluar dari tanah di Jl.Dewi sartika palu selatan ,Petobo, Biromaru, Jono oge, dan sidera terendam lumpur setinggi 3 meter . Bantuan dari semalam ta kunjung datang hingga saat ini . Banyak korban di sana dan butuh bantuan .banyak yang masih hilang terendam lumpur."

Baca: RM BTS Menginspirasi Jungkook BTS Untuk Melakukan Hal Yang Tak Biasa Ini

Baca: V BTS Bikin Komedian Andre Taulany Masuk Situs Hiburan Korea

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di akun twitter-nya, @Sutopo_PN, Minggu (20/9/2018) mengatakan kalau munculnya lumpur dari permukaan tanah yang menyebabkan amblasnya bangunan dan pohon di Kabupaten Sigi dekat perbatasan Palu.

"Ini merupakan akibat dari gempa 7,4 SR adalah fenomena likuifaksi (liquefaction) Likuifaksi adalah tanah berubah menjadi lumpur seperti cairan dan kehilangan kekuatan," tulis Sutopo.

Fenomena likuifaksi atau pelulukan tanah atau dalam bahasa bahasa Inggris dinamakan soil liquefaction adalah suatu proses yang membuat tanah kehilangan kekuatannya dengan cepat dikarenakan getaran yang diakibatkan oleh gempa bumi kuat pada kondisi tanah berbutir halus dan jenuh air.

Halaman
12
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved