Berita Kabupaten Nagekeo

Rufus Tegaskan Vaksin DPT Wajib Diberikan kepada Balita

Vaksin Imunisasi DPT adalah salah satu vaksinasi yang wajib diberikan kepada Balita.

Rufus Tegaskan Vaksin DPT Wajib Diberikan kepada Balita
pos kupang.com, gordi donofan
Sekdinkes Nagekeo, Rufus Raga, S.Si 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Vaksin Imunisasi DPT adalah salah satu vaksinasi yang wajib diberikan kepada Balita.

Pemberian Vaksin DPT untuk mencegah penyakit difteri, pertusis, dan tetanus.

Penyakit DPT adalah tiga penyakit berbeda yang masing-masing memiliki risiko tinggi dan bahkan bisa menyebabkan kematian.

Ketiga penyakit ini adalah penyakit serius yang disebabkan oleh bakteri. Oleh karena itu, pemberian imunisasi DPT sebaiknya tidak dilewatkan.

Ilustrasi tenaga medis memberikan vaksin.
Ilustrasi tenaga medis memberikan vaksin. (KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA)

"Imunisasi DPT adalah wajib diberikan kepada balita usia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan dan 18 bulan untuk mencegah 3 penyakit sekaligus yakni Difteri, Pertusis dan Tetanus. 3 Penyakit ini memiliki resiko yang tinggi dan bahkan bisa menyebabkan kematian. Pemberian Imunisasi DPT dilaksanakan sebanyak 4 kali dan tidak boleh dilewatkan karena menimbulkan resiko penyakit yang diderita," ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Nagekeo, Rufus Raga, S.Si, kepada POS KUPANG.COM, Senin (1/10/2018).

Ia menjelaskan Difteri merupakan penyakit inveksi bakteri yang menyerang selaput lender pada hidung serta tenggorokan.

Penyakit ini membentuk lapisan tebal berwarna abu-abu pada tenggorokan yang dapat membuat anak sulit makan dan bernapas.

Baca: 10 Kecamatan di Ende Terancam Rawan Pangan! Ini Lokasi Kecamatan Rawan Pangan

Baca: Puluhan ASN di Maumere Ikut Apel dari Jalan Raya! Ini Penyebabnya

Jika dibiarkan racun yang dihasilkan oleh bakteri ini bisa menyebabkan kerusakan saraf, ginjal dan jantung.

"Sedangkan Pertusis atau batuk rejan adalah penyakit infeksi yang menyerang sistem pernapasan dan menyebabkan batuk parah. Jika anak di bawah 1 tahun terkena penyakit ini kemungkinan dapat mengalami pneumonia / sulit bernapas, kerusakan otak, kejang bahkan kematian," papar Rufus.

Ia menjelaskan penyakit Tetanus adalah penyakit yang dapat menyebabkan kekauan otot parah, kelumpuan dan kejang otot.

"Berbeda dengan Difteri dan Pertusis yang menular lewat bakteri dari orang ke orang lain. Tetapi Tetanus ditularkan dari luka yang kotor dan terpapar tanah," ujar Rufus.

Ia mengaku saat ini Vaksin DPT Pentabion tersedia di Dinas Kesehatan yang didistribusi dari Dinkes Propinsi berjumlah 100 vial dan sudah didistribusi ke Puskesmas-Puskesmas yang ada di Nagekeo.

Ia mengajak orangtua yang memiliki balita silakan datang ke fasilitas kesehatan untuk memperoleh vaksi DPT.(*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved