Berita Nasional

Polri Kirim Tambahan Pasukan 1.400 Personil ke Palu

Polri akan kembali mengerahkan 1.400 personelnya ke Palu, Sulawesi Tengah untuk membantu mengamankan, mengevakuasi dan merehabilitasi

Polri Kirim Tambahan Pasukan 1.400 Personil ke Palu
ANTARA FOTO/Zainuddin MN/pras/18.
Kerusakan akibat gempa dan tsunami di sekitar pesisir pantai jalan Raja Moili Palu Timur, Palu, Sabtu (29/9/2018). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan jumlah korban yang meninggal dunia akibat gempa dan tsunami yang terjadi Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9), telah bertambah menjadi 384 orang, sementara jumlah korban yang terluka hingga 540 orang. 

POS KUPANG.COM - - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan Polri akan kembali mengerahkan 1.400 personelnya ke Palu, Sulawesi Tengah untuk membantu mengamankan, mengevakuasi dan merehabilitasi kondisi di sana pasca terjadinya gempa bumi dan tsunami.

"Rencananya akan dikirim lagi sekitar 1.400 personel untuk membantu mengamankan, merehabilitasi, membersihkan di sana seperti di Lombok," kata Irjen Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin.

Baca: Wabup Manggarai Timur Andreas Agas serta Dandim Hijaukan Kantor Bupati Matim


Ribuan polisi yang berasal dari Polda Sulut, Polda Sulbar, Polda Sulsel, Polda Gorontalo dan Mabes Polri itu juga akan disiagakan  menjaga sejumlah pertokoan agar tidak kembali terjadi penjarahan.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan kriminal dan melanggar hukum dengan mengambil paksa barang-barang nonmakanan, seperti barang elektronik dan emas. Setyo memastikan TNI-Polri terus mengirimkan kebutuhan pokok korban seperti makanan, obat-obatan dan perlengkapan lain.

"Kepada masyarakat diimbau kalau memang itu (mengambil untuk) kebutuhan pokok, kami masih menoleransi. Tapi kalau (pengambilan paksa) barang lain (nonsembako), ini sudah kriminal," katanya.

Setyo pun mengimbau kepada relawan dan sejumlah ormas yang hendak mengirimkan bantuan logistik ke Palu, agar berkoordinasi dulu dengan Polri-TNI agar mendapatkan pengawalan.

"Supaya berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk dikawal ke posko sehingga pembagian bantuannya jelas nanti. Karena ada sebagian (bantuan) belum sampai, ada yang mendapatkan lebih," katanya.

Sebelumnya, pasca terjadinya bencana gempa dan tsunami, polisi telah mengirimkan tiga satuan setingkat kompi (SSK) ke Palu. Satu SSK terdiri dari sekitar 100 orang. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved