Berita Kota Kupang Terkini

Politani Kupang Siap Selenggarakan Wisuda Periode Oktober 2018

Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang siap menyelenggarakan wisuda periode bulan Oktober 2018, Senin (1/10/2018)

Politani Kupang Siap Selenggarakan Wisuda Periode Oktober 2018
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Direktur Politani Kupang, Ir. Thomas Lapenangga M.Si, ketika ditemui POS-KUPANG.COM diruang kerjanya di Jalan Herman Yohanes Penfui, Kupang, Senin (1/10/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang siap menyelenggarakan wisuda periode bulan Oktober 2018, Senin (1/10/2018)

Sebanyak 318 mahasiswa Politani Kupang akan diwisuda pada Kamis (4/10/2018) pagi di Student Centre Politani Jalan Herman Yohanes, Penfui, Kupang

Para mahasiswa yang akan diwisuda terbagi atas lima jurusan dengan pembagian sebanyak 23 mahasiswa dari Jurusan Perikanan dan Kelautan, 85 mahasiswa dari Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering (MPLK), 82 orang mahasiswa dari Jurusan Peternakan, 88 orang dari Jurusan Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) dan 40 mahasiswa dari Jurusan Kehutanan.

Baca: Nilai Tukar Petani NTT Naik 0,06 Persen

Untuk lulusan terbaik atas nama Maria Sarianty Luhur, A.Md.P dari Jurusan MPLK dengan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) 3.85, Maria Rosalia Ngoe A.Md.T.P dari Jurusan TPH dengan IPK 3.69, Yumiati Para Rade A.Md.Vet dari Jurusan Peternakan dengan IPK 3.68.

Selanjutnya, Theresia Melinda Goo A.Md.Hut dari Jurusam Kehutanan dengan IPK 3.65 dan Amida Meryanti Tbaneno A.Md.Pi Jurusan Perikanan dan Kelautan dengan IPK 3.61.

Baca: Polisi Tidak Punya Kepentingan Apapun Soal HGU Lahan di Babau

Ir. Thomas Lapenangga M.Si, Direktur Politani Kupang ketika ditemui POS-KUPANG.COM diruang kerjanya mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan segala keperluan untuk menyelenggarakan wisuda Politani Kupang periode Oktober 2018.

Kepada para mahasiswa yang akan diwisuda ia berpesan agar para lulusan Politani Kupang dapat mengabdi di tengah masyarakat dan mengembangkan pertanian di daerah masing-masing.

Dijelaskannya, dengan Alokasi Dana Desa (ADD) sesuai UU Desa tahun 2014 yang berjumlah lebih dari Rp 1 triliun, para lulusan dapat menjadi tenaga pendamping desa untuk bersama-sama mengelola dana tersebut.

Sehingga, lanjut Thomas, pengalokasian anggaran dapat sesuao dengan kebutuhan masyarakat dan mengembangkan sektor pertanian sebagai sektor produktif rakyat NTT.

"Diharapkan alumni-alumni kita yang akan diwisuda nanti mereka bisa nenjadi pendamping di desa untuk bagaimana membuat perencanaan pemanfaatan dana desa ini sehingga dana desa ini dapat dimanfaatkan sesuai dengan potensi desa itu," katanya.

"Sehingga apa yang diharapkan dari kami secara lembaga dan pemerintah bahwa dana itu dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyaakat terwujud," tambah Thomas.

Dia menambahkan, hal tersebut bertitik tolak dari keadaan objektif di desa-desa dimana pemanfaatan dana desa terkesan tidak efektif dan sesuai dengan keadaan dan kebutuhan masyarakat sehingga, lanjut Thomas, hadirnya lulusan Politani Kupang dapat menjadi agen perubahan di desa sehingga bersama warga desa dapat mewujudkan kesejahteraan bersama.

"Karena sekarang belum banyak yang memanfaatkan dana desa ini karena membuat perencanaan penggunaan anggaran ini butuh kaidah-kaidah dan aturan tersendiri," katanya (*)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved