Berita Lembata

Tiap Hari Lembata Butuh 30 Ribu Butir Telur

Setiap hari Lembata membutuhkan minimal 30 ribu butir telur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemerintah berencana menyiapkan

Tiap Hari Lembata Butuh 30 Ribu Butir Telur
POS KUPANG.COM/FRANS KROWIN
PETERNAK AYAM -- Riswandi, peternak ayam petelur, sudah siap mendukung program pemerintah menjadikan Lembata mandiri telur ayam. Gambar diabadikan, Minggu (30/9/2018). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- "Setiap hari Lembata membutuhkan minimal 30 ribu butir telur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk itu pemerintah telah berencana menyiapkan sejumlah peternak untuk beternak ayam minimal 30 ribu ekor."

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Lembata, Kanis Tuaq ketika ditemui Pos Kupang.Com di Lewoleba, Minggu (30/9/2018).

Baca: PDIP Ingin Rebut Kursi Pimpinan DPRD Matim. Ini Strategisnya !

Baca: Tarung Derajat Kota Kupang Ikut Diklat Pelatih di Bandung. Ini Tujuannya

Dikatakannya, kebutuhan akan 30 ribu butir per hari itu dikalkulasikan berdasarkan kebutuhan masyarakat akan telur ayam selama ini. Atas dasar itulah pihaknya berencana memelihara minimal 30 ribu ekor ayam petelur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Lembata.

Dari 30 ribu ayam petelur itu, katanya, berarti setiap hari ada 30 ribu telur ayam yang tersedia langsung di Lembata. Karena seekor ayam petelur menghasilkan satu butir telur per hari. Ini saja sudah bisa memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menghilangkan ketergantungan masyarakat akan telur ayam yang dipasok dari daerah lain.

"Pada prinsipnya kami di Dinas Peternakan sudah siap melakukan terobosan dalam rangka menjadikan Lembata mandiri telur ayam," ujar Kanis yang juga mantan Plt Kadis Peternakan Kabupaten Lembata itu.

Saat ini, lanjut dia, sejumlah warga sudah siap menggeluti profesi baru sebagai peternak ayam petelur. Olehnya tinggal menunggu waktu pelaksanaannya saja. Tapi pada dasarnya dalam tahun 2019 nanti, Lembata sudah bisa mandiri telur ayam.

"Kami optimis hal ini pasti akan terwujud. Karena di Lewoleba saja, peternak sudah siap menambah populasi ayam petelur dari yang dimiliki sekarang ini sekitar 500 ekor. Peternak di Lewoleba itu sudah punya pengalaman dalam menekuni usaha ini," ujar Kanis. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved