Berita Kabupaten Manggarai Timur
Bangun Rumah Layak Huni Pakai Dana CSR! Ini bentuk Kecemburuan Masyarakat
Banyak rumah warga di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) belum layak huni. Akibatnya, di tengah masyarakat banyak terjadi kecemburuan
Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu
POS-KUPANG-COM-RUTENG-Banyak rumah warga di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) belum layak huni.
Akibatnya, di tengah masyarakat banyak terjadi kecemburuan sosaial.
Ke depan bantuan perumahan bagi warga tidak lagi mengandalkan dana Rp 7,5 juta per-rumah tapi bantuan yang diberikan dengan dana besar sehingga rumahnya dibangun tuntas.
"Ke depan rumah yang dibangun menggunakan dana CSR. Satu rumah. 48 juta ukuran 6X8 metert. Saya tidak kasih dana lalu buat masyarakat pusing," kata Wabup Matim, Agas Andreas, S.H, M.Hum di Borong kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (30/9/2018) siang.
Ia menjelaskan, dana monitoring pembangunan rumah oleh dinas teknis harus dipangkas.
Pasalnya, dana monitoring lebih besar dari bantuan rumah. Ini perlu dievaluasi. Masa bantuan rumah Rp 7,5 juta tapi dana monitoring Rp 50 juta," ujar Wabup Agas.
Ia amenjelaskan, bantuan rumah yang sudah dilakukan harus dievaluasi agar tidak menyusahkan penerima bantuan usai mendapatkan bantuan rumah.(*)