Berita Kota Kupang

Polres Kupang Kota Limpahkan Berkas Tersangka penganiaya Dokter

Berkas perkara kasus penganiayaan terhadap dokter spesialis anastesi RSUD Prof Johannes Kupang, dr Budi Yulianto Sarim dilimpahkan penyidik

Polres Kupang Kota Limpahkan Berkas Tersangka penganiaya Dokter
POS KUPANG/RYAN NONG
Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Boby Jacob Mooynafi SH, MH (baju putih) didampingi oleh KBO Satreskrim Ipda I Wayan Pasek Sujana, SH memberikan keterangan dalam jumpa pers yang digelar di Aula Mapolres Kupang Kota, Minggu (23/9/2018) malam. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Berkas perkara kasus penganiayaan terhadap dokter spesialis anastesi RSUD Prof Johannes Kupang, dr Budi Yulianto Sarim dilimpahkan penyidik Sat Reskrim Polres Kupang ke Kejaksaan Negeri Kupang pada Kamis (27/9/2018).

Pelimpahan ini merupakan pelimpahan pertama pasca penanganan kasus dan ditangkapnya para tersangka.

Kepada wartawan, Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Kupang Kota Ipda I Wayan Pasek SH membenarkan hal tersebut saat ditemui di Mapolres Kupang Kota.

"Berkasnya sudah kita limpahkan untuk tahap pertama sambil menunggu petunjuk dari jaksa," ujarnya.

Keempat tersangka pengeroyokan yang sudah sudah diamankan polisi adalah Ori Leonard Lay (23) warga Jalan Sutera, Robianto Pangestu Lado (24) warga Jalan Kecubung, Ary Blegur (19) warga Kampung Alor dan anak berhadapan dengan hukum David Julio Bonifasius Pessa (16). Mereka merupakan warga Kelurahan Naikolan Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Sedangkan satu tersangka lainnya, Cornelis Rozario Julio N Lama Uran saat ini masih buron dan sudah ditetapkan dalam DPO.

Aparat kepolisian Sat Reskrim Polres Kupang Kota mengamankan empat dari lima orang pelaku di rumah masing-masing di Kelurahan Naikolan Kecamatan Maulafa pada Jumat (21/9) malam sekitar pukul 23.00 wita.

Diberitakan sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, SH MH didampingi Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Kupang Kota, Ipda I Wayan Pasek SH, pada Minggu (23/9) malam di Mapolres Kupang Kota menjelaskan kalau satu orang pelaku belum diamankan.

"Kami sudah mengeluarkan surat Daftar Pencarian Orang terhadap tersangka YL dan dinyatakan buron," tandas Kasat Reskrim.

Boby menjelaskan pelaku dijerat dengan pasal 170 ayat 2 ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Saat kejadian, korban dr Budi Yulianto Sarim, baru kembali dari dinas malam di RSIA Dedari. Korban yang hendak kembali ke rumahnya di kelurahan Naikolan itu dihadang oleh pelaku di jalan Teratai, kemudian menganiaya korban dan memalak korban dengan ancaman.

Akibatnya korban mengalami luka lebam di wajah dan kehilangan uang sejumlah Rp 600ribu.

Dari hasil pemeriksaan polisi, para pelaku diketahui berada di bawah pengaruh minuman keras saat menganiaya korban. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved