Berita Kabupaten Sikka

Pakaian Rombengan Diturunkan di Pelabuhan Maumere! Taksasi Rp 1 Miliar Lebih

Seribu lebih karung pakaian rombengan alias RB diturunkan di Pelabuhan Lorens Say, Kamis malam ditaksasi senilai Rp 1 Miliar

Pakaian Rombengan  Diturunkan di Pelabuhan Maumere! Taksasi Rp 1 Miliar Lebih
POS KUPANG.COM/EGINIUS MO’A
Kapal angkutan pakaian bekas di Pelabuhan Lorens Say, Kota Maumere, Pulau Flores, Propinsi NTT, Jumat (27/9/2018) malam. 

Laporan  Wartawan  Pos-kupang.com, Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM.MAUMERE---Seribu lebih karung pakaian rombengan alias RB diturunkan di Pelabuhan Lorens Say, Kamis malam (bukan Jumat malam), 27/9/2018) ditaksasi senilai Rp 1 Miliar lebih. Setiap karung pakaian bekas dijual seharga Rp 1 juta kepada pengecer di Maumere.

Keterangan  dihimpun  POS-KUPANG.COM, Kamis malam menyebutkan 1.000  lebih karung pakaian  RB  disimpan di  penampungan sementara, sebuah gudang  yang disewa Bea  dan  Cukai di   Nangahale Doi, Desa Waiblerer Kecamatan Waigete.

Menurut  informasi,  pembongkar pakaian rombengan  dilakukan sekitar pukul   19.00 Wita. Anggota   Sabhara Polres Sikka, KP3 Laut, anggota Intel Kodim 1603 Sikka, dan anggota Intel Lanal Maumere  ikut  mengawasinya.

Baca: Bobol 14 Bank! Bos Columbia Serahkan Diri. Pengucuran Kredit Hingga Rp 14 Triliun

Sampai Jumat pagi,   belum ada pihak yang mengaku sebagai  pemilik kapal dan  pakaian  bekas.   ‘Tradisi’ yang   berlaku  di  kalangan pemain  pakaian  bekas di  Maumere, sekali angkutan pakaian eks  Singapura ke   Negara  Timor  Leste  seterusnya  ke Maumere didanai  lebih  dari  satu  orang. Mereka urunan membeli dan menyewa kapal

Perdagangan pakaian rombengan di Kabupaten Sikka sudah berjalan puluhan tahun.  Kebanyakan  pakaian  bekas  ini dibawa   dari  Singapura dan Malaysia. 

Penangkapan  kapal pakaian  bekas ini  kejadian kedua  sejak  tahun  2016.  Sekitar  bulan  September, kapal  patroli  Bea dan  Cukai Jakarta menangkap  satu  kapal bermuatan  1 .000  lebih  bal  pakaian  bekas   500  unit  sepeda.  Nahkoda  kapal ini  telah diputus  bersalah dan masuk penjara. Ratusan sepeda  telah dimusnahkan dan  kini sisa pakaian  yang belum  dimusnahkan.  *)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved