Berita Lembata

Bawang Merah Melimpah! Dinas Pertanian Cari Pasar ke Luar Lembata

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata segera mencari pasar di luar Lembata untuk memasarkan bawang merah

Bawang Merah Melimpah! Dinas Pertanian Cari Pasar ke Luar Lembata
POS KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Plt Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata, Mathias Beyeng saat berada di gudang bawang di Lamahora, Jumat (27/9/2018). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata segera mencari pasar di luar Lembata untuk memasarkan bawang merah yang telah diproduksi berton-ton banyaknya.

"Kami akan segera mencari pasar ke luar Lembata. Kami akan segera bersngkat ke beberapa tempat," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Lembata, Mathias Beyeng di Lewoleba, Jumat (27/9/2018).

Baca: WPA Maulafa Target 1000 Orang Ikut VCT Mobile

Dikatakannya, pihaknya telah melakukan survei pasar ke beberapa tempat, baik di Adonara maupun Larantuka, Kabupaten Flores Timur (Flotim). Selain itu ke Makassar di Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Kupang.

Akan tetapi, lanjut Mathias, di daerah-daerah tersebut para pengusaha telah memasok bawang merah dari Bima dan daerah-daerah penghasil bawang.merah lainnya di Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Di Adonara saja, pengusaha telah mendatangkannya dari NTB. Begitu juga di Larantuka, dan Makassar. Sedangkan di Kupang, bawang merah Rote dan Sabu membanjiri pasar di kota itu," ujar Mathias.

Pihaknya juga, lanjut dia, telah berencana menjualnya ke Atambua, Kabupaten Belu bahkan Negara Timor Leste. Namun kebutuhan akan bawang merah di kota itu didistribusi dari Betun, Kabupaten Malaka.

Ketika ditanya tentang peran instansi lain, yakni Dinas Koperasi dan Perindustrian (Koperindag) Lembata untuk membantu mencari pasar untuk melemparkan komoditas baru dari Lembata itu, Mathias hanya tersenyum. Ia mengatakan dirinya terpaksa mencari pasar agar bawang merah yang telah diproduksi di Lembata bisa diserap pasar.

Saat ini, lanjut dia, aktivitas memanen bawang merah sedang dilakukan. Kebun bawang merah di Kecamatan Nagawutun, akan segera dipanen. Begitu juga lahan bawang merah di Desa Lamatuka, Kecamatan Lebatukan.

"Sesuai rencana, panen bawang merah di Desa Lamatuka itu akan dilakukan oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat. Tapi itu masih dalam rencana. Tapi bawang merah di desa itu akan segera dipanen," tutur Mathias.

"Hari ini dan ke depan bawang merah akan terus dipanen. Itulah sebabnya kami harus bekerja sekuat tenaga untuk segera menjual bawang merah yang sudah dipanen," ujar Mathias. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved