Berita Kota Kupang
Alumni Sebut Sam Haning Sebagai Pahlawan
Alumni Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT menyebut Ketua Badan Penyelenggara Harian (BPH) PGRI NTT, Semuel Haning
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM|KUPANG --- Alumni Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT menyebut Ketua Badan Penyelenggara Harian (BPH) PGRI NTT, Semuel Haning,S.H,M.H sebagai pahlawan.
Hal ini disampaikan Susana Ina Londong, S.Pd mewakili wisudawan dalam sambutannya pada acara wisuda perdana UPG 1945 NTT di Aula El Tari Kantor Gubernur NTT, Jumat (28/9/2018).
Hadir pada acara itu, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, Ketua DPRD NTT, H. Anwar Pua Geno,S.H, Rektor Undana, Prof. Ir. Fred Benu, M.Si, Ph.D, Ketua PB PGRI , Dr. Muhir Subagia, M.M, Kasubdit Kelembagaan Kemenristekdikti,Gunawan serta unsur Forkopimda NTT.
Dalam sambutan mewakili alumni, Susana beberapa kali menyebut nama Sam Haning.
"Bapak adalah pahlaman kami.Tanpa perjuangan bapak, UPG ini tidak nampak di bumi Flobamora. Perjuangan bapak akan dikenang selalu," kata Susana disambut tepuk tangan seluruh yang hadir di Aula El Tari.
Alumni dari Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia ini juga menyampaikan terima kasih kepada Rektor dan jajaran.
"Bapak adalah pahlawan yang mempertahankan, memperjuangkan kehadiran UPG 1945 NTT, meski mendapat banyak tantangan," katanya.
Di tengah pergumulan panjang, lanjutnya, ada banyak keraguan, pesimis dari masyarakat tentang keberadaan kampus UPG 1945 NTT. Namun, keraguan itu sudah ditebus dengan prosesi wisuda perdana ini.
"Pesimis keraguan masyarakat usai sudah dengan kami hari ini diwisuda. Bahkan di kampus ini mendapat akreditasi juga tinggi yakni B hampir semua di semua program studi. Karena itu kami minta masyarakat dan orang tua turut mensosialisasikan UPG 1945 NTT," ujarnya.
Dia mengatakan, dengan wisuda itu, berarti para alumni memasuki hidup sesungguhnya bersama masyarakat. Karena itu alumni harus bisa menjadi agen perubahan, baik di keluarga, masyarakat.
"Jauhkan diri paham radikalisme terutama pada bidang pendidikan. Karena, kita
dalah pewaris nilai-nilai ideologi. Cinta almamater selalu tertanam di hati kami dan mendukung program dari almamater," ujarnya.
Rektor UPG 1945 NTT, David Selan, S.E,M.M mengatakan, seluruh civitas akademika UPG 1945 NTT memberi apresiasi dan berterima kasih kepada Gubernur NTT yang hadir dalam wisuda perdana UPG 1945 NTT.
"Kita harus bangga dengan nama baru kita, yakni UPG 1945 NTT, karena kita hadir untuk membantu masyarakat NTT. Kita juga sudah lewat badai selama empat tahun dan buktinya hari ini kita bisa lakukan wisuda perdana," kata David.(*)