Berita Kabupaten Lembata Terkini

Pesona Pantai Wade Masa Depan Lembata

Pasir putih membentang panjang. Terbing terjal tampak menantang. Lautnya biru sebiru langit.

Pesona Pantai Wade Masa Depan Lembata
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Aksi paralayang ketika disaksikan dari Bukit Cinta Lewoleba, Kamis (27/9/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Pasir putih membentang panjang. Terbing terjal tampak menantang. Lautnya biru sebiru langit. Pesona alam tersebut hanya bisa Anda nikmati di Pantai Wade, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pantai Wade memang bukan satu-satunya pantai terindah di Lembata. Sebab masih ada Pantai Bean di Kedang, Pantai Mingar di Loang, Pantai Tapobaran dan Lewolein di Lebatukan, Pantai Waijarang, juga Pantai Mutiara persis di sisi Kuma Resort, kediaman Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur.

Pesona itu baru pada destinasi wisata pantai di kabupaten satu pulau tersebut. Belum termasuk indahnya pesona Ile Werung yang disebut sebagai kawah bromo-nya Lembata, dengan bukit Mauraja yang berjejer rapi di tepi Ile Werung.

Baca: Gelar Wisuda Perdana, UPG 45 NTT Bangkit, Ini yang Disampaikan Rektornya

Ile Werung merupakan salah satu dari 3 gunung yang menjadi roh dari Festival 3 Gunung yang kini sedang berlangsung di Bukit Cinta. Sementara dua gunung lain yang juga punya daya tarik luar biasa saat ini, adalah Gunung Lewotolok atau biasa disebut sebagai Ile Ape dan gunung Batutara.

Baca: Pencari Kerja di Sumba Barat Keluhkan Jaringan Internet Lelet

Sebagai gunung yang letaknya di tengah laut, Batutara punya pesona yang lain dari lain. Gunung ini sebagai yang terunik di dunia karena setiap 20 menit pasti menyemburkan laharnya. Dan, aktivitas gunung api tersebut dapat disaksikan dari jarak sangat dekat.

Dan telah banyak wisatawan yang menyaksikan fenomena gunung api di Kabupaten Lembata. Banyaknya wisatawan tersebut, termasuk yang saat ini sedang mengeksplorasi aneka destinasi wisata yang ada di kabupaten satu pulau tersebut.

Lembata memang punya segalanya. Tatkala musim panas tiba yang teriknya yang memanggang bumi pertiwi, kegersangan Bukit Jomblo dan Bukit Susu justeru punya daya tarik yang tiada duanya. Keindahan dua bukit tersebut demikian elok kala ditatap dari Bukit Cinta.

Dan, pada Kamis (26/9/2018) petang, kemolekan Bukit Cinta itu dihiasi lagi dengan atraksi paralayang yang terbang indah dari Puncak Bukit Jomblo menuju kaki Bukit Cinta. Atraksi tersebut memberi warna tersendiri, karena pada saat paralayang beraksi, masyarakat Lembata sedang memadati tempat penyelenggaraan Festival 3 Gunung tersebut.

Yang menariknya, adalah tatkala anak-anak melambai-lambaikan tangan kepada pilot paralayang, lambaian tangan itu seakan dibalas pula oleh sang pilot. Interaksi itu tercipta lantaran sang pilot terbang rendah, tak jauh dari posisi warga berada.

Aksi paralayang yang disaksikan pengunjung Bukit Cinta tersebut memang baru pertama kali terjadi. Tapi atraksi ini hadir tepat pada waktunya, karena digelar manakala Lembata sedang semarak oleh Festival 3 Gunung.

"Terus terang,.kami sangat terhibur oleh suasana akhir-akhir ini. Kami harap kemeriahan ini jangan hanya berlangsung saat ada festival seperti ini. Bukit Cinta harus selalu dimeriahkan oleh hiburan sehingga tempat ini selalu ramai," ujar Stefanus Laba ketika ditemui POS-KUPANG.COM di sela-sela aksi paralayang sore tadi. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved