Berita Kabupaten Sikka

Ini Perjalanan Mgr. Ewal Menuju Uskup Maumere

Sosok Mgr. Edwaldus Martinus Sedu, bukan orang baru bagi umat Keuskupan Maumere di Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur

ISTIMEWA
Uskup Maumere terpilih Mgr. RD. Edwaldus Martinus Sedu 

Laporan  Wartawan Pos-kupang.com, Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM,MAUMERE---  Sosok  Mgr. Edwaldus  Martinus Sedu, bukan orang  baru   bagi umat Keuskupan Maumere di Pulau  Flores,  Propinsi  Nusa Tenggara Timur  (NTT).

Dia ditetapkan  Tahta  Suci Vatikan menggantikan   Uskup Maumere, Mgr.Gerulfus Kherubim Pareira, SVD memasuki usia  pensiun, 14  Juli 2018. Petang ini,  Rabu (26/9/2018)  pukul 15.00 Wita,  Mgr.Ewal,  akan ditahbiskan  di  Gelora  Samador Maumere.

Baca: Warga Kota Kupang Ditemukan Tewas di Pantai Lia Opo Mauponggo-Nagekeo

Kedekatan  Mgr.  Ewal dengan  umat  Keuskupan Maumere, Kabupaten Sikka   dari  berbagai   perjalanan tugasnya sampai  di  posisi   Vijken Keuskupan Maumere   diembannya sejak tahun  2014.

Dilahirkan di Bajawa, Kabupaten Ngada, 30 Juli 1963,Mgr. Ewal  adalah anak  keempat dari  11 bersaudara   pasangan Nikolaus Gapi,  pensiunan PNS dan ibu Maria Dhone  beralamat di Paroki  St.Yoseph  Bajawa.

Mengawali  pendidikannya dari TK Regina Pacis Bajawa (1967-1969) dan  SDK Bajawa  III di Ngedukelu (1970-1976). Benih  panggilan  menjadi  pelayan umat  mulai  tumbuh selepas SD.  Ewal  memilih melanjutkan ke SMP Seminari Mataloko (1977-1980/1981). Tapak panggilan  dilanjutkan  ke  SMA Seminari Mataloko (1981-1983)  dan TOR  di  Ritapiret  1983-1984.

Studi   filsafat  ditekuninya  di STFK  Ledalero menyelesaikan jenjang  S-1  pada  1984-1991. Kemudian  menjalani  TOP  di  Seminari Menengah  St.Yohanes Brekhmans Todabelu-Mataloko 1988-1989. Thabisan  diakon diterimanya  21  Oktober 1990 lalu menjalani praktek  diakonat di Paroki  Lekebai  1990-1991.

Urapan Imamat thabisan imam diterima  di tempat asal Paroki  St.Yoseph Bajawa  7  Juli  1991 mengusung moto ‘Ini Aku, Utuslah  Aku’  yang diambil dari Yes, 6.8. Ketika telah mengembang  berbagai  tugas pelayanan, RD Ewal menjalani  studi  S-2 di Universitas Pontifikal Salesian  Roma  1997-2001.

Riwayat  pelayanan  RD  Ewal  dimulai  Agustus  1991 mengembang tugas  Pastor Pembantu  di Paroki  St,Yoseph Maumere sampai  1993. Tahun  1993-Maret  1995 menjadi  Pastor Paroki Maria Bunda Karmel Wolofeo. Bulan April 1995-Juli 1997  menjabat Pastor Paroki di St.Yoseph Maumere. Satu  tugas lainnya dijalaninya  dii masa  itu juga   menjadi koordinator wilayah penanggulangan  dan  rehabilitasi pembangunan  akibat bencana  gempa bumi 1992  untuk wilayah Kevikepan Maumere.

Tahun  1994-1995, RD Ewal menjadi koordinator pelatihan kepemimpinan suportip Kevikepan Maumere-Keuskupan Agung  Ende.  Tahun 1995-1997 ketua/penghubung Komisi  Kateketik Kevikepan  Maumere.  Tahun 1997-2001  belajar  pendidikan di  Universitas  Salesian  Roma.

Sekembali menimba ilmu pendidikan di Roma, RD  Ewal   mengembang tugas staf pembina Seminari Tinggi  St.Petrus  Ritapiret  2001-2006,  dosen  tidak tetap    STFK  Ledalero 2004-2015. Menjadi  moderator WKRI Kevikepan Maumere/Keuskupan Maumere 2002sampai  saat ini.

Jabatan  terakhir  Vikjen Keuskupan Maumere diemban sejak 2014 sampai  saat ini,  RD  Ewal juga   tak lepas  dari  urusan pendidikan.  Praeses Seminari Tinggi St Petrus  Ritapiret  2010-2016. Ketua  Yayasan  St. Lukas Keuskupan Maumere (2009-2011). Ketua Yayasan St.Elisabeth 2010-sekarang, Anggota Dewan Konsultores Keuskupan Maumere 2012-sekarang dan Ketua  Pelaksana  Dewan Imam Keuskupan Maumere diemban sejak  2012 sampai sekarang. *

Baca: Ratusan Truk Setiap Pagi Antre di SPBU

 
 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved