Berita Rekrutmen CPNS 2018

Soal CPNS, Jimmi: Jangan Abaikan Tenaga Honorer di SMK

Memang benar, ada sejumlah guru yang datang bertemu dengan kami di Komisi V DPRD NTT.

Soal CPNS, Jimmi: Jangan Abaikan Tenaga Honorer di SMK
Pos Kupang/Oby Lewanmeru
Ketua DPD Partai Hanura NTT, Jimmi Sianto,S.E,M.M 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Memang benar, ada sejumlah guru yang datang bertemu dengan kami di Komisi V DPRD NTT. Kehadiran mereka, karena ketiadaan formasi untuk guru SMK, sehingga saya sampaikan bahwa pemerintah jangan abaikan mereka.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmi Sianto kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (25/9/2018).

Menurut Jimmi, pihaknya telah menerima teman-teman dari guru SMK produktif, karena dalam formasi CPNS, tidak ada formasi untuk SMK.

Baca: Secara Kasat Mata Kesadaran Masyarakat TTU Dalam Berlalu Lintas Tinggi

"Mereka yang datang itu adalah guru-guru honor komite. Saat dialog dengan kami saya sudah sampaikan bahwa, guru-guru kejuruan itu sangat dibutuhkan," kata Jimmi.

Atas kondisi itu, Jimmi mengatakan, pihaknya akan mendiskusikan lagi dengan Dinas Pendidikan NTT untuk bisa direkomendasikan ke Menpan RB agar kedepan jangan mengabaikan guru SMK.

Baca: Lulusan dengan Cum Laude dan Kaum Disabilitas Disiapkan Formasi CPNS di Manggarai Barat

"Kedua itu, saya juga soroti soal honor guru komite yang masih sangat rendah. Bayangkan, guru honor komite itu hanya terima gaji Rp 300.000 - Rp 500-000. Itu juga dibayar bisa tiga bulan sekali," katanya.

Dikatakan, pemerintah perlu memperhatikan agar pembayaran gaji guru -guru honor dan kontrak. Karena selama ini pembayarannya triwulan.

"Kami tegaskan, kondisi itu tidak boleh lagi. Mereka itu juga punya kebutuhan, sehingga haru dibayar setiap bulan," katanya.

Sekretaris Komisi V DPRD NTT, Ismail J Samau mengatakan, perlu analisis kebutuhan guru yang valid oleh pemerintah.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved