Berita Kabupaten Flotim

Pemilu 2019, Flotim Masuk 10 Besar Daerah Rawan

Kabupaten Flores Timur (Flotim) merupakan salah satu daerah di Indonedia yang masuk kategori 10 besar kategori Indeks Kerawanan Pemilu (IKP)

Pemilu 2019, Flotim Masuk 10 Besar Daerah Rawan
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Data IKP kabupaten/kota di Indonesia. Kabupaten Flotim ada pada urutan ke-6 atau masuk 10 besar daerah rawan. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM|KUPANG --- Kabupaten Flores Timur (Flotim) merupakan salah satu daerah di Indonedia yang masuk kategori 10 besar kategori Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) pada pemilu 2019. Sedangkan Provinsi NTT, juga masuk dalam 15 besar provinsi yang memiliki Indeks Kerawanan Tinggi.

Hal ini disampaikan Koordinator Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu NTT, Jemris Fointuna kepada POS-KUPANG.COM, Selasa ‎(25/9/2018).

Menurut Jemris, Bawaslu RI baru saja melaunching IKP tahun 2019 mendatang dan dari hasil itu, bahwa ‎Kabupaten Flotim dengan kerawanan ‎tertinggi di NTT dan masuk dalam 10 besar IKP tahun 2019.

"Sesuai IKP kabupaten dan kota yang rawan, maka Kabupaten Flotim ada pada peringkat ke enam atau masuk 10 besar daerah yang rawan di Indonesia," kata Jemris.

Dijelaskan, selain Flotim, untuk tingkat provinsi, NTT masuk 15 besar IKP di seluruh Indonesia. "Ada 15 provinsi dengan tingkat kerawanan tertinggi dalam pemilu 2019 dan NTT masuk 15 besar dalam kategori kerawanan yang tinggi," katanya.

Dikatakan, untuk tingkat provinsi, urutan kerawanan tertinggi berturut-turut dari Provinsi Papua Barat, Papua, Maluku Utara, Aceh, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku, Lampung, Sumatera Barat, Jambi, DI Yogyakarta, NTB, NTT, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.

Sementara untuk kabupaten dan kota, IKP tertinggi berturut-turut dari Kabupaten Lombok Timur, Teluk Bintuni,Buton Utara, Sarolangun, Memberamo Raya, Flores Timur, Poso,Dogiyai, Tana Toraja dan Kabupaten Nias Utara‎.

"Dengan data itu, maka untuk di NTT, Bawaslu NTT akan terus melakukan koordinasi dengan semua stakeholder pemilu agar penyelenggaraan Pemilu 2019 bisa berjalan dengan baik dan lancar," katanya.(*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved