Berita Olahraga

Atlet Perkemi NTT Siap Mempertahankan 7 Medali Emas

Atlet Perkemi NTT siap mempertahankan perolehan medali seperti ajang PON XX tahun 2016 di Jabar 7 emas, 1 perak dan 5 perunggu.

Atlet Perkemi NTT Siap Mempertahankan 7 Medali Emas
POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Ketum Pengprov Perkemi NTT, Ir. Esthon Foenay, Msi, Ketua Harian Perkemi NTT, Dr. Alfons Theodorus, MT, Sekum Perkemi NTT, George Hadjoh, SH (V/DAN), Sensi Semuel Halundaka, MSi (II/DAN)Sensei Yohanis Bala bersama sejumlah pengurus dan pelatih dan para kenshi saat pembukaan Pelatda Pra PON Cabor kempo, di AUla Serba Guna KONI NTT, Selasa (25/9/2018) petang 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Ferry Ndoen

POS KUPANG.COM, KUPANG- Atlet Perkemi NTT siap mempertahankan perolehan medali seperti ajang PON XX tahun 2016 di Bandung, Jawa Barat yakni 7 emas, 1 perak dan 5 perunggu.

Penegasan ini disampaikan Ketua Umum Pengprov Perkemi NTT, Ir. Esthon L Foenay, MSi, didampingi Ketua Harian Perkemi NTT, Dr. Alfons Theodorus, MT (V/DAN), Sekretaris umum Perkemi NTT, George Hadjoh, SH (V/DAN) serta sejumlah pengurus, Semuel Halundaka, MSi (II/DAN serta Yohanis Bala, AMd (III/DAN) dan Yesni Luik (III/DAN)

"Pembukaan Pelatda Pra PON ini bagian dari kelanjutan ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPeov NTT)  tanggal 10-16 September 2018 lalu, yang mana kenshi dari 22 kabupaten/kota se NTT dengan jumlah 500 lebih atlet tampil berlaga di ajang PORprov 2018.

Prestasi yang sudah diraih para atlet kempo NTT harus terus dibina secara berlanjut dan berkesinambungan melalui mekanisme protap di lembaga shorinji kempo yang sudah ditanamkan sejak masa pendahulu alm. Sempai Barnabas nDjurumana serta dilanjutkan Sempai George Hadjoh dan  Sempai Alfons Theodorus  juga,  rekan sempai lainnya yang mana ilmu bela diri persaudaraan ini sudah menyebar di bumi Flobamora-NTT," jelas Esthon Foenay, saat diwawancara wartawan Pos Kupang.com,  sebelum meninggalkan Aula Serba Guna KONI NTT, tempat pembukaan Pelatda Pra PON cabor kempo, Selasa (25/9/2018).

Menurutnya, target  minimal mempertahankan prestasi yang sudah dicapai ajang PON XIX 2016 di Bandung cukup berat. Karena itu, para atlet harus dipersiapkan secara dini dan lebih awal untuk menyongsong hajatan nasional Pra PON yang sudah membentang di depan mata tahun 2019 nanti.

"Waktu berjalan sangat cepat Perkemi NTT harus mempersiapkan atlet lebih awal lewat pelatihan daerah/pelatda walau sifatnya belum terpusat namun masih menyebar di sejumlah wilayah dengan metodet latihan sesuai panduan yang sudah baku dan terprogram dengan baik," tegas Esthon.

Esthon mengaku senang karena hajatan PORprov NTT 2018 berjalan sukses dan menjadi bagian dari even menyeleksi atlet kempo  NTT.

"Nanti secara teknis bisa mewawancarai Sempai Alfon Theodorus dan Sempai George Hadjoh yang akan menjelaskan secara teknis mekanismes bagaimana menyiapkan atlet baik proses untuk tahapan menyaringan   hingga tahapan menuju pelatda sentralisasi kempo yang direncanakan awal Januari 2019 nanti di Kupang.

Sistem Seleksi Atlet Kempo 10-6-3-1

Secara terpisah, pelatih  kempo NTT Alfons Theodorus (V/DAN) serta George Hadjoh (V/DAN) dan Samuel Halundaka (II/DAN) menjelaskan,  PORProv NTT 2018 menjadi ajang seleksi para atlet untuk nantinya dilakukan penggemblengan dan proses pelatihan lebih lanjut oleh pelatih.

"10 kenshi terbaik akan dibina pelatih sesuai program panduan yang sudah ada untuk nantinya akan dilakukan seleksi melalui mekanisme dan protap yang berlaku di kempo untuk nantinya menghasilkan 6 atlet, lalu akan disaring menjadi 3 atlet untuk mulai dipersiapkan menuju ajang Pra PON 2019. Nanti bulan Januari sudah dimulai pelatas sentralisasi kempo dan seluruh atlet melakukan pelatihan secara terpusat di Kupang," tegas Sempai Alfons Theodorus dan Sempai George Hadjoh.

Tentang siswa/pelajar dari daerah kabupaten namun nantinya harus mengikuti program sentralisasi TC/pelatda kempo di Kupang, George menjelaskan, nanti Perkemi NTT akan melakukan koordinasi dengan instansi teknis Dinas Pendidikan NTT agar siswa/pelajar dari daerah selama mengikuti program sentarlisasi di Kupang bisa mengikuti proses kegiatan belajar mengajar di sekolah di Kupang.    (fen)

Ketum Pengprov Perkemi NTT, Ir. Esthon Foenay, Msi, Ketua Harian Perkemi NTT, Dr. Alfons Theodorus, MT, Sekum Perkemi NTT, George Hadjoh, SH (V/DAN), Sensi Semuel Halundaka, MSi (II/DAN) bersama sejumlah pengurus dan pelatih saat pembukaan Pelatda Pra PON Cabor kempo, di AUla Serba Guna KONI NTT, Selasa (25/9/2018) petang
Ketum Pengprov Perkemi NTT, Ir. Esthon Foenay, Msi, Ketua Harian Perkemi NTT, Dr. Alfons Theodorus, MT, Sekum Perkemi NTT, George Hadjoh, SH (V/DAN), Sensi Semuel Halundaka, MSi (II/DAN) bersama sejumlah pengurus dan pelatih saat pembukaan Pelatda Pra PON Cabor kempo, di AUla Serba Guna KONI NTT, Selasa (25/9/2018) petang (POS KUPANG.COM/RICKO WAWO)
POS KUPANG/FERRY NDOEN
WASIT - Alfons Theodorus, 5 DAN saat memimpin pertandingan di PON XIX 2016, di Gedung Sasana Budaya Genesha (Sabuga) Bandung, tanggal 26 September 2016.
POS KUPANG/FERRY NDOEN WASIT - Alfons Theodorus, 5 DAN saat memimpin pertandingan di PON XIX 2016, di Gedung Sasana Budaya Genesha (Sabuga) Bandung, tanggal 26 September 2016. (Ferry Ndoen)
Penulis: Ferry Ndoen
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved