Berita Asian Para Games 2018

Pembukaan Asian Para Games 2018 Sama Meriah seperti Asian Games

APC menyatakan upacara pembukaan Asian Para Games 2018 yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan

Pembukaan Asian Para Games 2018 Sama Meriah seperti Asian Games
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/kye
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (tengah) bersama Ketua Panitia Pelaksana Asian Para Games (Inapgoc) Raja Sapta Oktohari (kiri), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kanan) dan Chief Executive Officer Asian Paralympic Committee (APC) Tarek Souei (kanan) membuka parade maskot Asian Para Games 2018 'Momo' di kawasan Monas, Jakarta, Minggu (23/9/2018). Inapgoc menggelar parade maskot Asian Para Games 2018 bernama Momo yang merepresentasikan elang bondol, maskot Provinsi DKI Jakarta. Momo merupakan akronim dari Motivasi dan Mobilitas yang mempunyai berarti seseorang harus tetap melangkah ke depan dan mampu beradaptasi dengan mudah terhadap perubahan di dunia 

POS KUPANG.COM -  Komite Paralimpiade Asia (APC) menyatakan upacara pembukaan Asian Para Games 2018 yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, pada 6 Oktober akan meriah sebagaimana pembukaan Asian Games.

Baca: Alumni Syuradikara Ende Gelar Baksos

Baca: Honorer Kabupaten Ende Menolak Dijadikan Pegawai P3 K

"Saya percaya semua orang akan menikmatinya seperti upacara pembukaan Asian Games meskipun ada perbedaan rasa," kata Sekretaris Jenderal APC Tarek Souei di sela-sela menghadiri Parade Momo di kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Minggu.

Namun, Tarek menyebut pertunjukan utama sebagai daya tarik upacara pembukaan Asian Para Games masih menjadi rahasia panitia dan belum dapat diungkapkan ke masyarakat.

Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) menjual tiket upacara pembukaan APG 2018 dalam empat kategori harga yaitu Rp500 ribu, Rp750 ribu, Rp1,5 juta, dan Rp2,5 juta dengan pembatasan kuota empat tiket untuk satu identitas pembeli.

APC, lanjut Tarek, menilai persiapan Indonesia dalam penyelenggaraan Asian Para Games sudah lebih bagus meskipun jelang dua pekan upacara pembukaan.

"Akomodasi sudah siap lebih awal. Aksesibilitas di wisma atlet juga teratasi. Ini adalah pertama kalinya wisma para games punya 1000 lift untuk pengguna kursi roda yang dapat dipakai dalam waktu bersamaan," ujar pria asal Uni Emirat Arab itu.

Meski upacara pembukaan berlangsung di Stadion Utama GBK, INAPGOC akan menggelar upacara penutupan di Stadion Madya Senayan.

"Karena kami tidak punya waktu yang mencukupi untuk transisi stadion dari perlombaan atletik ke upacara penutupan. Asian Games berlangsung dua minggu, sedangkan Asian Para Games hanya berlangsung sepekan untuk menggelar 18 cabang olahraga," ujar Tarek tentang alasan pemindahan upacara penutupan Asian Para Games di Stadion Madya. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved