Berita Kota Kupang

Kapolda NTT Perintahkan Razia Lalu Lintas Hari Sabtu Minggu

Kapolda NTT telah memerintahakan kepada jajaran Dirlantas Polda NTT untuk meningkatkan razia lalu lintas pada hari Sabtu dan Minggu.

Kapolda NTT Perintahkan Razia Lalu Lintas Hari Sabtu Minggu
POS KUPANG/RYAN NONG
Kapolda NTT Irjen Pol Drs Raja Erizman foto bersama Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Anggota DPR RI Farry Francis di Fotoboth NTT BISA pada perayaan ulang tahun Lalu Lintas Bhayangkara ke 63 di arena Kupang Car Free Day pada Sabtu (22/9/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

 POS-KUPANG.COM | KUPANG –- Kebiasaan pengedara kendaraan bermotor di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur yang tidak tertib berlalu lintas ketika memasuki weekend pada hari Sabtu dan hari Minggu ditanggapi oleh Kapolda NTT.  

Kepada wartawan usai acara launching slogan “NTT BISA ; Beta Ingin Selamat” pada puncak perayaan hari ulang tahun Lalu Lintas Bhayangkara ke 63 tahun 2018 yang dilaksanakan di arena Kupang Car Free Day,  Kapolda NTT, Drs Raja Erizman menghimbau masyarakat terutama pengendara kendaraan bermotor untuk menjadi pelopor keselamatan berkendara sekaligus membiasakan diri untuk tertib berlalu lintas.

Kapolda menjelaskan, tidak ada Undang Undang yang mengatur bahwa pada hari Sabtu atau Minggu masyarakat boleh bebas untuk tidak menggunakan helm atau tidak mematuhi peraturan lalu lintas.

“Kita himbau kepada masyarakat. Selain itu saya juga sudah perintahkan Dirlantas serta Kapolres untuk tindak, kan tidak ada undang-undang yang atur kalau Sabtu (dan) Minggu “prei” pake helm, tidak ada itu,” ungkap Raja Erizman.  

Kapolda NTT telah memerintahakan kepada jajaran Dirlantas Polda NTT untuk meningkatkan razia lalu lintas pada hari Sabtu dan Minggu.

“Saya minta kegiatan di Sabtu-Minggu tolong Dirlantas tingkatkan kegitan-kegiatan razia, awasi jangan ada penyimpangan dalam kegiatan razia,” katanya.  

Raja mempertanyakan, apakah karena hari Sabtu dan hari Minggu maka jika terjadi kecelakaan tidak menimbulkan korban? “Tapi kalau jatuh, emang hari Minggu tidak pecah kepalanya? Tolong ini diperhatikan, car free day, tapi bukan free tidak memakai helm,” tambahnya.

Kapolda NTT, Drs Raja Erizman menyebut, tingginya tingkat kecelakaan yang terjadi di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam tahun 2018 terbanyak disebabkan oleh kelalaian manusia atau humman error.

Berdasarkan data Dirlantas Polda NTT, pada tahun 2018 terjadi lebih dari 1.200 kejadian kecelakaan lalu lintas.

Akibatnya lebih dari 800 orang meninggal dunia akbita kecelakaan lalu lintas yang didominasi oleh kelalaian manusia atau humman error. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved