Berita Kabupaten Nagekeo

Pengendara Kesal Antre Berjam Jam Antre di SPBU Mbay. Ini Persoalannya

Beberapa pengendara mobil di Mbay mengaku kesal lantaran hampir setiap hari wajib antre berjam-jam untuk mengisi bahan bakar di SPBU

Pengendara Kesal Antre Berjam Jam Antre di SPBU Mbay. Ini Persoalannya
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Kendaraan yang sedang antre mendapatkan bahan bakar di SPBU Mbay Kabupaten Nagekeo, Jumat (21/9/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Beberapa pengendara mobil di Mbay mengaku kesal lantaran hampir setiap hari wajib antre berjam-jam untuk mengisi bahan bakar di SPBU Mbay.

Baca: Bercanda Soal Bom Begini Nasib Polisi Sumba Kini, Inilah 3 Kejadian Candaan Soal Bom di NTT

"Saya sudah dua jam datang disini. Tapi belum bisa masuk kedalam. Kesal juga, tapi mau bagaimana lagi, kita harus ikut antre," ujar seorang sopir, AJ (27), kepada POS KUPANG.COM, Jumat (21/9/2018) di depan SPBU Mbay.

Ia mengaku dirinya hampir setiap saat mengisi BBM di SPBU Mbay wajib antre berjam-jam.
Kondisi itu menyebabkan dirinya terpaksa harus rela menunggu hingga gilirannya tiba untuk mendapatkan jatah BBM.

"Saya ini sopir angkutan umum pak. Kalau terjadi seperti ini ya kapan kita mau taksi, kita memang rugi," papar AJ.

Sopir lainnya, DL (30) mengatakan sebaiknya pemerintah harus buka mata terhadap persoalan ini. Sehingga warga tidak susah mendapatkan BBM.

Ia mengharapkan agar ada SPBU baru di Mbay Kabupaten Nagekeo.

"Kita ini mau pergi taksi tidak bisa karena harus isi minyak (bensin) dulu. Antre juga berjam-jam," ujar DL sopir asal Riung ini.

Pantauan POS KUPANG.COM, di SPBU Mbay pukul 08.30 Wita hingga 10.15 tampak ratusan kendaraan yang sedang antre menunggu giliran mendapatkan bahan bakar.

Para sopir harus rela antre berjam-jam dijalan raya untuk mendapatkan bahan bakar.

Panas menyengat kulit tak mereka hiraukan. Mereka tetap ikut antre dan berbaris rapi dengan kendaraannya masing-masing.

Kendaraan yang banyak ikut antre adalah mobil jenis pick up dan angkutan kota (*).

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved