Berita Kabupaten Belu Terkini

Ini Jumlah Personel Operasi Mantap Brata di Belu-Malaka

Apel gelar pasukan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personil, sarana dan prasarana sebelum diterjunkan untuk melakukan pengamanan.

Ini Jumlah Personel Operasi Mantap Brata di Belu-Malaka
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing dan Dandim 1605 Belu, Letkol (Czi) I Gusti Putu Dwika foto bersama sebagai bentuk sinergitas. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Kepolisian Resor (Polres) Belu, Provinsi NTT sudah melaksanakan apel gelar pasukan operasi Mantap Brata 2018 dalam rangka pengamanan pemilu legislatif dan pemilihan presiden tahun 2019.

Apel gelar pasukan berlangsung di Lapangan Umum Atambua, Rabu (19/9/2018) pukul 10.30 Wita.

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing, kepada POS-KUPANG.COM mengatakan, apel gelar pasukan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personil, sarana dan prasarana sebelum diterjunkan untuk melakukan pengamanan.

Baca: Warga Keluhkan Turunnya Harga Kemiri di Tiwu Riwung Manggarai Barat

Dengan demikian, pemilu tahun 2019 akan dapat terselenggara dengan aman, lancar dan damai.

Total personil yang terlibat dalam operasi Mantap Brata ini sebanyak 1.090 personil yang diri Polri 800 personil dan TNI 290 personil. Anggota Polri dan TNI bersinergi untuk melakukan pengamanan pemilu sehingga masyarakat dapat menggunakan hak suara tanpa ada gangguan keamanan.

Menurut Kapolres Tobing, Polri dan TNI menjamin keamanan saat pemilu legislatif dan pemilihan presiden di wilayah Kabupaten Belu dan Malaka.

Aparat keamanan akan meningkatkan pengamanan di wilayah perbatasan melalui upaya preventif dan represif dengan mengedepankan bhabinkantibmas dan babinsa.

Polisi juga sudah menetapkan spot-spot kerawanan yang bisa timbul dalam penyelenggaraan pemilu mulai dari tahap kampanye sampai tahap pemungutan suara.

Kapolres Tobing mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan mudah terprovokasi dengan informasi yang tidak benar dan isu-isu SARA serta penyebaran hoax.

Dandim 1605 Belu, Letkol (Czi) I Gusti Putu Dwika mengatakan, TNI selalu bersinergi dengan Polri dalam melakukan pengamanan. Untuk pengamanan pemilu legislatif dan pilpres, Kodim Belu menerjunkan 290 personil.

Wakil Bupati Belu, J T Ose Luan kepada POS- KUPANG.COM mengatakan, pemerintah menghimbau kepada masyarakat agar di momen politik tetap menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Ose Luan beroptimis, aparat keamanan, TNI dan Polri sudah memetakan potensi gangguan keamanan dan upaya mengatasi masalag gangguan keamanan. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved