Breaking News:

Berita Kabupaten Sumba Barat Daya

Antrean BBM Kembali Terjadi Di SPBU Rada Mata,SBD

Antrean panjang kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)

Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/PETRUS PITER
Kendaraan antre mengisi BBM di SPBU Rada Mata, SBD. Foto, Rabu (19/9/2018) pagi. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM|TAMBOLAKA--Antrean panjang kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Rada Mata, berada tepat depan pasar Rada Mata, Tambolaka, SBD, Rabu (19/9/2018) pagi.

Puluhan hingga ratusan kendaraan pickup dan truck mengantre mengekor dari sisi timur SPBU dan ratusan kendaraan antre dari arah barat. Kondisi itu membuat arus lalu lintas terganggu.

Kondisi itu terjadi lebih disebabkan perilaku pedagang eceran yang marak terjadi di Kota Tambolaka dan sekitarnya. Hampir setiap hari, para pedagang eceran dengan kendaraan motor dan mobil mengantre mengisi BBM di dua SPBU di Kota Tambolaka yakni SPBU Rada Mata dan SPBU Taworara.

Perilaku pedagang eceran tersebut menyebabkan stok BBM cepat habis. Apalagi tangki motor atau mobil dirancang sedemikian rupa sehingga sekali mengisi cukup banyak dari ukuran sebenarnya.

Yoris Kaka dan Ama Ngongo Bulu, dua warga pasar Rada Mata, ditemui pos kupang saat antre mengisi BBM, Rabu (19/8/2018), mengatakan, antrean kendaraan mengisi BBM di SBD menjadi hal biasa yang terjadi hampir setiap hari.

Menurutnya, salah satu penyebab terjadi antrean karena maraknya Pedagang eceran BBM baik bensin maupun solar yang terjadi SBD. Kejadian antrean semakin parah seiring hadirnya pertamina minai yang hampir pula berjualan di seluruh wilayah SBD.

Karena itu, keduanya meminta pemerintah segera menertibkan pedagang eceran yang marak berjualan BBM. Apalagi sebagian pedagang eceran berjualan di depan SPBU.

Pemerintah tidak boleh diam dengan kondisi yang terjadi karena sangat mensengsarakan rakyat.(*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved