Berita Viral

Setya Novanto Diwajibkan Bayar Uang Pengganti 7,3 Juta Dollar, ini Yang Dilakukannya

Setya Novanto Diwajibkan Bayar Uang Pengganti 7,3 Juta Dollar, ini Yang Dilakukannya bersama isterinya.

Setya Novanto Diwajibkan Bayar Uang Pengganti 7,3 Juta Dollar, ini Yang Dilakukannya
KOMPAS.com/ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Terdakwa kasus korupsi KTP Elektronik, Setya Novanto, mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (12/3). 

Pertama, sebesar Rp 5 miliar saat masih menjalani proses persidangan.

Kemudian, 100 ribu dollar Amerika Serikat pada bulan Juni lalu.

Terakhir, pada Kamis (13/9/2018), mantan bendahara Partai Golkar ini membayar uang pengganti senilai Rp 1,1 miliar melalui pemindahbukuan dari rekening mantan bendahara Partai Golkar ini di Bank Mandiri ke rekening KPK.

Novanto terbukti melakukan korupsi proyek e-KTP tahun anggaran 2011-2013.

Baca: Proses Seleksi CPNS 2018, BKD NTT Tunggu Juknis dari BKN

Baca: Saksikan Live Streaming Indosiar Vidio.com Persija vs PSIS Semarang Pukul 18.30 WIB

Baca: Majelis Hakim MK Terima Laporan KPU, Sengketa PHP Pilbup TTS Terus Bergulir

Mantan Ketua DPR ini divonis 15 tahun penjara dan membayar denda Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan.

Ia juga diwajibkan membayar uang pengganti 7,3 juta dollar AS dikurangi Rp 5 miliar yang telah dititipkan kepada penyidik.

Jika menggunakan kurs rupiah tahun 2010, totalnya sekitar Rp 66 miliar. Apabila uang tersebut tidak dibayar setelah berkekuatan hukum tetap, harta bendanya akan disita atau dilelang.

Deisti Astriani Tagor menghadiri sidang vonis Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (24/4/2018). KPK menduga Setya Novanto melakukan perbuatan melawan hukum dan atau penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan kerugian negara terkait pengadaan proyek KTP elektronik.
Deisti Astriani Tagor menghadiri sidang vonis Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (24/4/2018). KPK menduga Setya Novanto melakukan perbuatan melawan hukum dan atau penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan kerugian negara terkait pengadaan proyek KTP elektronik. ((KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG))

Baca: Ruang untuk Tes CPNS di Lembata Belum Diatur, Seperti Ini Kondisinya

Baca: BRI Buka Gerai Money Changer di Bandara Komodo Labuan Bajo

Baca: Antisipasi Tindak Korupsi, Kantor Pemda di Ende Dipasang Kamera CCTV

 

Istri Novanto Urus Pembayaran Uang Pengganti

Istri terpidana kasus korupsi proyek KTP elektronik Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor, mendatangi Gedung KPK, Jakarta, untuk mengurus masalah pembayaran uang pengganti, Selasa (18/9/2018).

"Untuk koordinasi dengan Unit Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi) KPK terkait pembayaran uang pengganti," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

Halaman
123
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved