Berita Viral

Setya Novanto Diwajibkan Bayar Uang Pengganti 7,3 Juta Dollar, ini Yang Dilakukannya

Setya Novanto Diwajibkan Bayar Uang Pengganti 7,3 Juta Dollar, ini Yang Dilakukannya bersama isterinya.

Setya Novanto Diwajibkan Bayar Uang Pengganti 7,3 Juta Dollar, ini Yang Dilakukannya
KOMPAS.com/ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Terdakwa kasus korupsi KTP Elektronik, Setya Novanto, mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (12/3). 

POS-KUPANG.COM - Setya Novanto Diwajibkan Bayar Uang Pengganti 7,3 Juta Dollar, ini Yang Dilakukannya.

Terpidana kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) Setya Novanto mengaku kesulitan membayar kewajiban uang pengganti senilai 7,3 juta dollar Amerika Serikat atau setara dengan Rp 1 triliun lebih saat ini.

Novanto mengaku sedang menagih utang ke teman-temannya.

Baca: Begini Pengakuan Setya Novanto yang Membeberkan Aliran uang ke Badan ANggaran DPR

Baca: Novanto Bantah Terima 3,8 Juta Dollar AS

Baca: Novanto Kembali Sebut 9 Nama Anggota DPR yang Diduga Terima Uang E-KTP, Satunya dari NTT

"Ada beberapa aset yang saya tagihkan mengalami kesulitan. Yang berutang pada lari, pada meninggalkan, jadi saya kaget juga gitu ya," kata Novanto saat ditemui di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (18/9/2018).

Menurut mantan Ketua DPR RI tersebut, jika tetap kesulitan menagih utang dari rekannya, terpaksa dia akan menjual aset-aset yang dia miliki.

Sebelumnya, Novanto mengaku menjual rumah untuk melunasi kewajiban uang pengganti.

Meski demikian, Novanto memastikan akan melunasi uang pengganti sekitar Rp 66 miliar.

"Ya sekarang kan saya sudah rakyat biasa. Dulu kalau Ketua DPR, tentu mudah untuk bisa bicara," kata Novanto.

Baca: 5 Zodiak Ini Punya Karakter Temperamen dan Sulit Mengatur Emosinya, Cek Zodiakmu!

Baca: Jendral Gatot Nurmantyo Kukuhkan FORKI NTT

Baca: Mahasiswa Unipa Kepung Gelora Samador, Ada Apa Ya?

Sebelumnya, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengungkapkan, Unit Kerja Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi) KPK sedang mengidentifikasi aset milik mantan Ketua DPR Setya Novanto.

Hal itu dilakukan untuk kepentingan pembayaran uang pengganti kasus korupsi proyek KTP elektronik (e-KTP). Sejauh ini, KPK telah menerima pembayaran uang pengganti dari Novanto sebanyak tiga kali.

Halaman
123
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved