Berita NTT Terkini

Pemprov NTT Diminta Perhatikan Keamanan dan Keselamatan Sektor Perhubungan

Komisi IV DPRD NTT meminta Pemerintah NTT memperhatikan keamanan dan keselamatan pada bidang perhubungan.

Pemprov NTT Diminta Perhatikan Keamanan dan Keselamatan Sektor Perhubungan
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Jefry Unbanunaek 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Komisi IV DPRD NTT meminta Pemerintah NTT memperhatikan keamanan dan keselamatan pada bidang perhubungan. Selain itu perlu pembenahan sarana prasarana dalam menjamin situasi keamanan di pelabuhan.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi IV DPRD NTT, Jefri Un Banunaek, Selasa (18/9/2018).
Menurut Jefri, dengan semangat Hari Perhubungan Nasional tahun 2018, diharapkan pemerintah bisa meningkatkan pengawasan di pelabuhan-pelabuhan yang ada di NTT, terutama di Pelabuhan Tenau Kupang, Pelabuhan Bolok dan beberapa pelabuhan besar.

"Kami minta pemerintah perhatikan ini, sehingga jangan ada lagi keluhan soal begal, copet dan lain sebagainya di pelabuhan, termasuk masalah dengan portir dan juga keamanan di pelabuhan," kata Jefri.

Baca: Disbudpar Lembata Libatkan 20 Sekolah Meriahkan Festival 3 Gunung

Dia meminta keseriusan pemerintah dalam hal ini Dinas Perhubungan dan stakeholder maupun instansi terkait di pelabuhan.

"Khusus ASDP, KSOP dan Pelindo kita minta juga agar perhatikan hal ini, selain sarana-prasarana pelabuhan. Juga di bandara-bandara juga perlu diatur dengan baik demi peningkatan pelayanan masyarakat," katanya.

Dikatakan, banyak sekali keluhan dari masyarakat soal pungutan-pungutan di pelabuhan-pelabuhan.

"Bahkan, khusus di bandara dan pelabuhan besar, biasnya terjadi arus calon tenaga kerja atau buruh migran. Karena itu, kita harapkan selain dari dinas perhubungan, ada juga satuan tugas yang telah dibentuk pemerintah agar bisa perhatikan hal ini," ujarnya.

Dikatakannya, dengan semangat Hari Perhubungan Nasional, diharapkan dinas terkait dapat berkolaborasi dengan stakeholder untuk mendukung program pemerintah baru di NTT.

"Hal lain, yakni kapal feri di NTT selama ini sulit beroperasi saat gelombang tinggi atau sekitar 1-2 meter, karena itu perlu diperhatikan agar ada kapal yang bisa berlayar pada kondisi itu," ujarnya.

Ketua Komisi IV DPRD NTT, David M Wadu, S.T mengatakan, yang masih perlu dibenahi serius adalah sarana di pelabuhan udara, laut dan darat.

"Transportasi ini memegang peranan penting, salah satunya mendukung pariwisata di NTT. Jika ini tidak diperhatikan maka sektor lain juga pasti terhambat," kata David. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved