Berita Kabupaten Nagekeo Terkini

Karinus Boro Meninggal Akibat Lakalantas, Keluarga di Watu Api Kaget dan tak Percaya

Meninggalnya Karinus Boro, warga Watu Api, Desa Totomala, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo akibat lakalantas membuat keluarga kaget.

Karinus Boro Meninggal Akibat Lakalantas, Keluarga di Watu Api Kaget dan tak Percaya
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Korban kecelanaan saat berada di rumah sakit 

"Mungkin itu mobil tabrak dari arah belakang. Setelah tabrak, sopir mobil yang menabrak tidak menolong dan langsung jalan terus menghantar air ke Anakoli baru balik ke TKP. Ini kami sesalkan, ujar," Ozias Ou (50), kepada POS- KUPANG.COM, di RSD Aeramo.

Ozias mengatakan, ada keluarga dari Watu Api yang telepon dan dirinya langsung ke RSD Aeramo.

Ia juga mengaku bahwa keluarga sangat kesal dengan pelaku yang tidak langsung menolong.

"Kami kesal juga karena ini kan kecelakaan dia yang tabrak. Apa salahnya sopir itu langsung tolong dulu. Ini terkesan dibiarkan," ujar Ozias.

Ia juga minta agar polisi usut tuntas. Kalau keluarga menerima kejadian itu. Bahwa Karinus Boro sudah meninggal.

"Ia sudah meninggal dan kalau bisa boleh polisi usut dan selesaikan persoalan ini. Ini nyawa manusia," papar Ozias.

Anggota keluarga lainnya, Matias Bisa (54) mengaku keluarga besar di Watuapi kaget mendengar kabar bahwa Karinus meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Lego Aeramo.

"Kami sementara dirumah. Kami lari dari rumah dan langsung kesini. Memang ada cerita dari keluarga, cerita itu bahwa tadi malam ayam berkokok satu kali saja jam 21.00 Wita di Kampung Watu Api kalau budaya disana itu berarti tanda-tanda tidak. Ini memang sudah menjadi kepercayaan. Itu sudah pasti," ujar Matias.

Ia mengaku keluarga sangat terpukul dan sangat sedih mendengar kabar Karinus Boro meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas.

Ia mengaku keluarga sudah menerima kejadian itu sebagai musibah dan akan memakamkan jenazah di Kampung halamannya di Watu Api Wolowae Kabupaten Nagekeo.

Pantauan POS KUPANG.COM di RSD Aeramo terlihat puluhan anggota keluarga, sahabat menunggu di luar ruangan UGD RSD.

Jenazah akan dimakamkan di kampung halamannya di Watuapi Kecamatan Wolowae Kabupaten Nagekeo. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved