Berita Kabupaten Manggarai

Jelang HUT Kadin dan TNI, Gelar Pameran, Bazar dan Pentas Seni di Motang Rua

pameran, bazar dan pentas seni bertujuan melakukan sesuatu untuk kekuatan ekonomi masyarakat agar ada ketahanan menstabilkan

Jelang HUT Kadin dan TNI, Gelar Pameran, Bazar dan Pentas Seni di Motang Rua
pos kupang.com, aris ninu
Dandim Manggarai,Letkol Inf.Rudi Simangunsong 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM-RUTENG- Bertempat di Kantor Bupati Manggarai, Rabu (12/9/2018) pagi dilaksanakan rapat terkait pameran,  bazar dan pentas seni  bersama dalam rangka memperingati HUT Emas Ke- 50 KADIN Indonesia tanggal  24 September 1968 dan turut memeriahkan HUT TNI Ke-73.

Rapat yang dipimpin Wihelmus Andi, Ketua Kadin Ruteng dan dihadiri  Dandim 1612 Manggaraim, Letkol Inf Rudi Markiano Simangunsong S.Sos, Iptu Mahfud, Kasat Intel Polres Manggarai, Chairul Asis AS, BRI Cabang Ruteng,  Maria Ivony,  Direktur Eksekutif, Yohanes H Nangur,  Sub Divre Dolog Ruteng,  Maria Fransiska Maru, Pol PP, perwakilan sekolah dan perwakilan OPD di Manggarai.

Baca: Bupati Malaka Rapat Bersama Pimpinan OPD di Wehae

Baca: Dinas Dukcapil Sumbar Diminta agar Melayani KTP 107 Difabel

Ketua Kadin Ruteng, Wihelmus Andi kepada POS-KUPANG.COM di Ruteng,  Kamis (13/9/2018) siang menjelaskan, kegiatan pameran, bazar dan pentas seni bertujuan melakukan sesuatu untuk kekuatan ekonomi masyarakat agar ada ketahanan menstabilkan ekonomi dan kerja sama untuk pemantapan apa yang mau dilakukan kadin.

“Kenapa TNI-Polri dilibatkan karena mereka sudah bekerja dan  saya bangga dengan simantri dari pemerintah sekarang ini. Berkaitan dengan bazar harus ada pembentukan panitia dan harus ada penguatan ,” kata Andi.

Dandim 11612 Manggarai, Letkol. Inf. Rudi Markiano Simangunsong dalam pemaparan saat rapat mengatakan, latar belakang ekonomi di atur pada waktu pameran 17 Agustus harus ditangkap.

“Jangan kita jual program saja perputaran ekonominya jalan di situ. Ini yang saya tangkap dan kita cari even dan kita buat yang lebih bagus ada transaksi di situ dan keamanan nasional aspeknya bukan tentara saja kalau ekonomi boleh kita semua tidak jalan wawasan kebangsaan tidak hanya omong saja tapi perut masyarakat harus di isi baru mereka cinta Negara.

Ini konsep kita menanam wawasan kebangsaan adalah ekononi ini tantangan ekonomi untuk kelangsungan bangsa ini.  Jadi semua aspeknya sangat luar biasa itu semua keamanan kita dan kita semua harus menjaga ekonomi makro ini besar maka libatkan semuanya kita bawa ke kabupaten kita ini

dan kalau pangan harus semua terlibat kita harus berkolaborasi dan bersama sama kita harus sport para pelaku ekonomi kita dan lingkungan harus di jaga dan kita harus diskusi bersama mulai dari meja dan ekonomi mulai bergerak dan mendidik masyarakat kita di kemas dan mengedukasi masyarakat kita agendanya mulai. Kepentingan saya bagaimana ekononi dapat berputar,” ujar Dandim Rudi.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved