Berita Kabupaten Sumba Barat

Bupati Sumbar, Asuransi Kampung Adat Tunggu Kajian Dahulu

pemerintah Kabupaten Sumba Barat telah melaporkan peristiwa kebakaran Kampung adat Bondo Maroto di Desa Kelembu Kuni

Bupati Sumbar, Asuransi Kampung Adat Tunggu Kajian Dahulu
POS KUPANG.COM/PETRUS PITER
Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK--Bupati Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole mengatakan, secara resmi pemerintah Kabupaten Sumba Barat telah melaporkan peristiwa kebakaran Kampung adat Bondo Maroto di Desa Kelembu Kuni, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Selasa (11/9/2018) kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pariwisata dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Dan pemerintah Kabupaten Sumba Barat melalui dinas teknis semenjak awal turun langsung membantu korban kebakaran. Misalnya mendroping bantuan terpal, air bersih, bahan makanan dan lain-lain oleh BPBD, membangun dapur umum yang dikoordinir Dinas Sosial dan lain-lain.

Baca: Tim Futsal Sikka dan Kota Kupang Juara Grup

Baca: Jelang HUT Kadin dan TNI, Gelar Pameran, Bazar dan Pentas Seni di Motang Rua

Semua itu dilakukan guna memastikan warga korban kebakaran mendapatkan pelayanan bantuan dengan baik.

Sedangkan berkaitan dengan keinginan mengasuransikan kampung adat di Sumba Barat harus terlebih dahulu melakukan penelitian dan kajian lebih mendalam. Hal itu untuk memastikan layak atau tidak layak sebuah ritus perkampungan adat Sumba Barat mendapatkan pelayanan asuransi.

Bupati Kabupaten Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole menyampaikan hal itu ketika diminta komentarnya tentang keinginan warga agar mengansuransikan perkampungan adat Sumba Barat sesaat setelah menghadiri sidang dewan di kantor DPRD Sumba Barat, Kamis (13/9/2018).

Menurutnya, mengasuransikan rumah adat Sumba tentu tidak mudah karena harus pula sesuai persyaratan lembaga asuransi. Karenanya harus dilakukan pengkajian lebih mendalam segenap elemen masyarakat daerah ini untuk memastikan ritus perkampungan adat Sumba layak diasuransikan.

Dalam kesempatan itu, ia juga menghimbau masyarakat yang mendiami perkampungan adat di Sumba Barat agar senantiasa waspada mengingat saat ini sedang berlangsung musim panas sehingga rawan terjadi kebakaran.

Bupati Niga Dapawole menambahkan, pihaknya akan mengadakan pembahasan bersama termasuk pula dengan DPRD Sumba Barat untuk pengadaan mobil pemadam kebakaran, pembangunan bak penampung air dan jalan raya menuju kampung adat. Mudah-mudahan terakomodir pada tahun anggaran 2019 mendatang. Mungkin tidak sekaligus, tetapi diadakan secara bertahap," ujarnya. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved