Kisah Gadis Korban Human Trafficking

Gadis Malaka Hanya Berbekal Uang Rp 50 Ribu dan Dokumen Terbungkus Rapi

Gadis Malaka Hanya Berbekal Uang Rp 50 Ribu dan Dokumen Terbungkus Rapi

Gadis Malaka Hanya Berbekal Uang Rp 50 Ribu dan Dokumen Terbungkus Rapi
POS-KUPANG.COM/EDY BAU
Delviana Bete didampingi Dr. Simon Nahak di Kupang sesaat setelah tiba dari Jakarta, Minggu (9/9/2018) malam. 

"Saat itu saya dikasih sebuah Dokumen yang dibungkus rapi dan saya dilarang untuk membukanya.

Saya juga dikasih uang Rp 50.000 sebagai bekal di jalan," ujarnya.

Delvi tidak mengetahui mereka mendarat di bandara mana. Yang dia ketahui, setelah tiba di sebuah bandara, dia dibawa menuju sebuah hutan.

Di dalam hutan tersebut ada sebuah sungai besar. Dan saat itu sudah menunggu banyak orang di tepi sungai.

Seseorang yang diduga agen menyeberang bersama Delvi menggunakan sampan.

Setelah menyeberangi sungai tersebut, mereka tiba di sebuah rumah yang merupakan tempat penampungan tenaga kerja.

Di tempat ini, Delvi sempat ditampung beberapa hari bersama puluhan bahkan ratusan calon tenaga kerja lainnya.

Beberapa hari di penampungan, Delvi dimasukkan bekerja pada sebuah perusahaan.

Betapa senang hati Delvi karena ternyata dia sudah bisa bekerja dan menghasilkan banyak uang sesuai janji manis yang diterimaknya sejak berangkat dari kampong halamannya. (*/bersambung)

Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved