Berita Ngada

BPJS Kesehatan Ngada Berliterasi ke Sekolah

BPJS Kesehatan Kabupaten Ngada berliterasi ke sekolah-sekolah yang ada di Bajawa.Kegiatan bersinergis dengan Rumah Literasi Cermat (RLC), BPJS

BPJS Kesehatan Ngada Berliterasi ke Sekolah
pos kupang.com, gordi donofan
Suasana kegiatan BPJS Kesehatan Kabupaten Ngada disekolah yang ada di Bajawa, Rabu (29/8/2018). 

Dia berharap lain waktu BPJS dapat memanfaatkan momen berbeda untuk terus mengampanyekan program jaminan kesehatan yang sangat besar manfaatnya sesuai target.

Literasi BPJS Kesehatan ke sejumlah sekolah ini disampaikan oleh tim yang dipimpin Plh. Kepala Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Ngada, Marta P. Mudaj didampingi staf kepesertaan BPJS Kesehatan Kabupaten Ngada Rosalia Rambu Emu dan Adrian Dethan.

Kegiatan literasi BPJS ke sejumlah komunitas sekolah ini dipandu oleh tuan Rumah Literaai Cermat Ngada, Emanuel Djomba.

Diselingi game agar siswa tetap bersemangat, siswa juga beri hadiah dengan enam souvenir bila dapat menjawab pertanyan di akhir sesi.

Plh. Kepala Kantor BPJS Kabupaten Ngada, Marta P. Mudaj atau yang akrab disapa Marlyn ini mengatakan, BPJS terus melakukan upaya sosialisasi ke berbagai elemen masyarakat sesuai target nasional bahwa tahun 2019 semua warga negara Indonesia harus sudah menjadi anggota BPJS.

Selama kegiatan literasi BPJS - penggunaan terminologi literasi bermakna sosialisasi khusus segmen komunitas sekolah itu, Marlyn, Lia dan Adrian demikian mereka akrab disapa dijejali berbagai pertanyaan seputar BPJS. Dari soal programnya, badan penyelenggara, pelayanan bahkan hingga isu miring tentang BPJS.

Namun dengan literasi ini petugas BPJS dapat memberi pencerahan kepada para guru, pun siswa di berbagai sekolah.

Tuan Rumah Literasi (RLC) Ngada Emanuel Djomba dalam beberapa kesempatan bersinergis dengan tim BPJS Kesehatan mengatakan, kegiatan ini lebih dari sekedar sosialisasi.

Sebaliknya melalui legiatan literasi peserta menfapat berbagai informasi kemudian 'diartikulasikan' dan mendapatkan pemahaman yang benar selanjutnya menyikapi, dan pada akhirnya mengambil keputusan guna mengtasi masalah dalam kehidupannya.

"Hasil dari proses berliterasi, adalah terjadinya perubahan sikap, pandangan dan tindakan dalam bentuk keputusan dan bukan sekedar tau," papar Eman Djomba, kepada POS KUPANG.COM, Kamis (30/8/2018). (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved