Berita Kabupaten Sumba Timur

Ibu-ibu Memburu Kain dan Aksesoris

Ibu-ibu serta tamu undangan yang menghadiri acara pemberkatan dan peresmian Museum Tenun Ikata Sumba

Ibu-ibu Memburu Kain dan Aksesoris
POS KUPANG/GERADUS MANYELA
Ibu-ibu yang datang dari Jakarta dan kota-kota lainnya memburu kain Sumba dan aksesirisnya di areal peresmian Museum Tenun Ikat Atma Hondu, Rabu (29/8/2018) pagi.

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Geradus Manyela

POS-KUPANG. COM|TAMBOLAKA --Ibu-ibu serta tamu undangan yang menghadiri acara pemberkatan dan peresmian Museum Tenun Ikata Sumba, Atma Hondu di Rumah Budaya, Rabu (29/8/2018) pagi, memburu kain tenun ikat serta aksesoris khas Sumba yang di pamerkan.

Harga kain tenun ikat Sumba yang dipamerkan berasal dari Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Timur dengan harga berkisar antara Rp 1,5 juta sampai Rp 10 juta, tergantung motif, corak dan kualitas.

Aksesoris antara lain kalung muti, gelang muti, anting, serta manik-maniknya. Harganya berkisar dari Rp 50 ribu hingga Rp 350 ribu.

"Aku sih suka banget kain Sumba dan aksesorisnya. Gemas aku lihat foto mode yang mengenakan kain Sumba dan manuk-maniknya, "tutur Ibu Sofi yang datang dari Jakarta.

Umbu Rada, penjual kain tenun asli Sumba Timur mengaku kain Sumba banyak diburu kaum hawa. Walau harganya relatif mahal, banyak pengunjung yang membelinya. (*)

Penulis: Gerardus Manyela
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved