Berita Ngada

Luar Biasa! Kelompok Wanita Tani ini 'Sulap' Lahan Berbatu Jadi KRPL

Kelompok Wanita Tani Kasih Ibu, Malafai di Desa Nginamanu Selatan, Ngada, menyulap lahan berbatu-batu jadi Kawasan Rumah Pangan Lestari

Luar Biasa! Kelompok Wanita Tani ini 'Sulap' Lahan Berbatu Jadi KRPL
pos kupang.com, gordi donofan
Suasana di KRPL KWT Kasih Ibu Malafai Kecamatan Wolomeze Kabupaten Ngada, Flores NTT, Selasa (28/8/2018). 

Setelah lahan disulap jadi bedengan, pihaknya kemudian dengan bantuan pemerintah sebesar Rp 50 juta mulai bangun rumah bibit, dan kolam ikan serta kandang ayam demplot satu paket dengan tanaman pangan.

Menurut Lidya, sebelum dibuat demplot, ibu-ibu di kampung itu sudah mengembangkan KRPL di pekarangan rumah masing-masing.

Lidya menegaskan, ketersediaan pangan melalui KRPL sangat menunjang peningkatan ekonomi keluarga sehari-hari dan pemenuhan gisi bagi keluarga. Apa yang dilakukan para ibu bahkan lebih dari cukup sehingga lebihnya bisa untuk dijual.

Di KRPL KWT Kasih Ibu ditanam berbagai jenis tanaman pangan seperti sawi, kol, tomat, bawang daun, saledri, paria, kangkung. Pepaya red lady & california.

Lidya mengaku, Demplot KRPL KWT Kasih Ibu, menjadi wadah para ibu untuk belajar banyak hal, terutama pemenuhan pangan dan gizi keluarga.

Selain didampingi PPL, KWT menjadi tempat ibu-ibu untuk bergoyong-royong dan diskusi banyak hal tentang masalah keluarga masing.

Yanti Bangga Karena Menguntungkan

Yanti Hayon, satu diantara anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Kasih Ibu Malafai menyebutkan, pembuatan tanaman sayur dipekarangan rumah sangat menguntungkan.

Yanti mengaku keuntungannya adalah jika disaat mendesak membutuhkan sayur bisa langsung dipetik didekat rumah.

Ia mengaku tidah usah pergi jauh untuk mencari atau membeli sayur karena sudah ada dipekarangan rumah sendiri.

"Kami rasa banyak untungnya. Apalagi kalau saat mendesak waktu masak, sayur bisa terpenuhi karena ada di kintal rumah saja. Tidak perlu cari jauh-jauh dan tidak perlu beli," ungkap Yanti Hayon. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved