Berita Sumba Timur

Bupati Sumba Timur Berharap Anak Sumba Timur Tumbuh Menjadi Anak Genius

Memperingati hari anak nasional 2018, Pemkab Sumba Timur bekerja sama Forum Anak Sumba Timur, Lembaga Perlindungan Anak Sumba Timur, WVI, Child

Bupati Sumba Timur Berharap Anak Sumba Timur Tumbuh Menjadi Anak Genius
pos kupang.com, robert ropo
Anak-anak sedang menghadiri Acara Hari Anak Nasional di Sumba Timur. 

POS KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Anak-anak sedang menghadiri Acara Hari Anak Nasional di Sumba Timur.

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU----Dalam Rangka Memperingati hari anak nasional (HAN) tahun 2018, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur bekerja sama dengan forum Anak Sumba Timur, Lembaga Perlindungan Anak Sumba Timur, Wahana Visi Indonesia, Child Fun, dan Yayasan Adjarmanu Sumba menyelenggarakan perayaan HAN.

Acara tersebut berlangsung di Aula gedung MPL Kelurahan Prailiu Kecamatan Kambera, Kamis (23/8/2018).

Baca: 42 Perusahaan Terlibat Dalam Program Job Matching SMK Provinsi NTT

Hadir dalam acara tersebut Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora, Ketua TP PKK Kabupaten Sumba Timur Rambu Kahi Yani, S.Pd, sejumlah pimpinan OPD, Ketua Forum Anak Sumba Timur Grace Tesalonika, dan undangan lainya dan serta sekitar 1.500 anak dari Paud, TK, SD, SMP, dan SMA/SMK dari semua wilayah Kabupaten Sumba Timur.

Acara tersebut dengan tema 'Lingkungan Sehat, Anak Genius'.

Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora dalam sambutanya pada acara tersebut, mengatakan HAN merupakan salah satu bukti nyata betapa pentingnya kedudukan seorang anak sebagai generasi penerus bangsa.
"Perhatian terhadap anak merupakan tanggung jawab kita bersama, mulai dari keluarga , pemerintah dan segenap elemen masyarakat untuk bangkit bersama dalam upaya memenuhi hak-hak anak demi kepetingan terbaik bagi anak sebagai generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa dalam menjamin kelangsungan ekstensi bangsa dan negara di masa depan,"kata Gidion.

Dikatakan Gidion, perayaan hari anak ini dilakukan sesungguhnya sebagai wujud atau bentuk kepedulian pemerintah terhadap perlindungan anak Indonesia pada umumnya dan anak Sumba Timur khususnya.

Sebagai amanah dari undang-undang nomor 23 tahun 2002 yang telah diamandemen dengan undang- undang 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, agar anak bisa bertumbuh dan berkembang menjadi generasi penerus pembangunan bangsa dan negara yang dititik beratkan pada pembangunan keluarga.

Gidion juga berharap, peringatan anak Nasional tahun ini diharapkan agar seluruh lembaga peduli anak yang ada di daerah ini serta seluruh lapisan masyarakat dapat bersama-sama dengan Pemda Sumba Timur untuk dapat berpartisipasi aktif dalam meningkatkan kepeduliam untuk menghormati, menghargai dan menjamin terpenuhny hak-hak anak, tanpa diskriminasi.

"Harapan anak-anak Indonesia pada umumnya dan khususnya di Sumba Timur dapat tumbuh menjadi anak Genius (Gesit, Empati, Berani, Unggul dan Sehat),"ungkap Gidion.

Gidion juga berharap melalui momentum perayaan HAN itu, dapat bersama menciptakan lingkungan yang sehat, lingkungan yang menyenangkan bagi anak, lingkungan yang jauh dari kekerasan, dan suatu lingkungan yang ramah anak yang dapat dimulai dari lingkungan sekolah.

"Karena kekerasan pada anak memiliki dampak semur hidup, tidak hanya aspek medis, tetapi juga fungsi psikologis dan sosial,"ungkap Gidion. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved