Berita Ekonomi Bisnis

Penjualan Hewan Kurban Laris

Umat Muslim di Kota Kupang menyerbu pusat penjualan kambing kurban. Selama dua hari, jumlah ternak kambing yang terjual banyak.

Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Hermina Pello
Fery Ndoen
POS KUPANG/FERRY NDOEN SIMBOLIS- Kadis PU NTT, Ir. Andre Koreh, MT menyerahkan daging hewan kurban, di halaman Dinas PUPR NTT, Jumat (1/9/2017) 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | KUPANG-Pusat penjualan kambing kurban di Jalan Timor Raya, Kelurahan Pasir Panjang, Kota Kupang ramai dikunjungi menjelang hari Raya Idul Kurban.

Harga kambing Rp 1 juta-Rp 3,2 juta per ekor. Namun harga ini masih bisa dinegosiasi lagi.

Tetapi umumnya para pembeli mengaku tidak mungkin melakukan negosiasi karena hewan tersebut untuk kurban atau beramal.

Pedagang kambing, Hendi, di lokasi penjualan kambing, Senin (20/8/2018) mengatakan, penjualan kambing kurban ini sangat laris.

"Pertama saya turunkan sekitar 500 ekor kambing. Dalam dua hari, sebagian besar kambing kurban laku terjual," ujarnya.

Hendi menjelaskan, mengumpulkan kambing-kambing tersebut sejak tiga bulan lalu.

"Kami kumpul kambing dari kampung ke kampung. Kami harus berebutan dengan para pedagang dari Sulawesi. Itu sebabnya harga kambing mahal. Apalagi kambing untuk kurban" tutur Hendi.

Hendi yang menjual kambing kurban sejak tahun 1970-an mengetahui betul syarat-syarat kambing kurban.

"Syaratnya, tidak boleh cacat sedikitpun. Saya jual kambing kurban bukan baru kali ini. Saya menekuni pekerjaan ini sejak tahun 1970-an. Jadi, tahu betul syaratnya," ungkap Hendi.

Ia menjelaskan, kambing yang ada di tempat jual itu sebagian besar sudah dibeli.

Tetapi pembelinya kesulitan tempat atau lokasi untuk hewan kurban karena masjid-masjid belum membuka penerimaan hewan kurban.

"Ada yang sudah bayar lunas, ada yang panjar tapi simpan di sini karena masjid belum buka penerimaan hewan kurban. Mulai hari ini, banyak yang sudah ambil karena masjid-masjid mulai buka pendaftaran dan penerimaan hewan kurban," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved