Berita Regional

Butuh Waktu 1 Bulan untuk Menuntaskan Pemindahan Ribuan Jenazah

Pemindahan ribuan jenazah di tengah ruas jalan tol Batang-Semarang diperkirakan memakan waktu hingga satu bulan ke depan.

Butuh Waktu 1 Bulan untuk Menuntaskan Pemindahan Ribuan Jenazah
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Foto udara kendaraan pemudik melintasi di ruas tol fungsional Batang-Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/6/2018). 

POS-KUPANG.COM | SEMARANG - Pemindahan ribuan jenazah di tengah ruas jalan tol Batang-Semarang diperkirakan memakan waktu hingga satu bulan ke depan.

Pemindahan makam itu tidak bisa dilakukan secara cepat. Areal makam yang terdampak jalan tol tersebut berada di Kampung Klampisan, Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.

Sejumlah pekerja sejak pagi tampak telah mulai memindahkan jenazah ke areal pemakaman lain. "Targetnya harus selesai sebulan atau 30 hari," ujar Rubiyono, koordiantor Paguyuban Ngarso, selaku pengelola Makam Klampisan yang ikut memindahkan makam, Rabu (15/8/2018).

Baca: Pidato Ketua MPR Dinilai Wajar, Pendukung Jokowi Diminta Tak Berkuping Tipis

Rubiyono mengatakan, setidaknya ada 1.100 hingga 1.200 jenazah yang dimakamkan di area seluas 5.300 meter persegi itu.

Sebagian besar dari jenazah yang dimakamkan di area itu memiliki ahli waris. Mereka mayoritas tinggal di Klampisan dan kampung tetangga.

"Hasil data ahli waris ada sekitar 1.200 makam. Tapi jumlahnya bisa berkembang lebih banyak. Masih ditemukan kuburan tanpa nama atau istilahnya anonim dan itu jumlahnya belum dihitung," tambahnya.

Untuk proses pemindahan itu, paguyuban menerjunkan puluhan pekerja. Ada yang bertugas membongkar liang lihat hingga bertugas memindahkannya ke tempat yang baru.
Luas areal pemakaman yang baru, sambung dia, berjarak 50 meter dari lokasi pemakaman yang lama. Di tempat yang baru, luas makam mencapai 12.000 meter persegi.

"Lokasi yang baru lebih luas, saat ini sedang dilakukan pembebasan," tambahnya.

Juru bicara jalan tol Batang-Semarang seksi 5 dari PT Waskita Karya, Sutarji mengatakan, pemindahan jenazah di area pemakaman hanya dilakukan oleh paguyuban.

Pihak Waskita selaku kontraktor pembangunan melakukan pengawasan agar proses pemindahan berjalan lancar.

"Pemindahan ini dilakukan oleh paguyuban makam. Mereka yang mendapat mandat atau kewenangan dari ahli waris," kata Sutarji saat ditemui di lokasi makam, Rabu (15/8/2018) siang.

Dari areal makam seluas 5.302 meter persegi itu, setidaknya ada 1.100 jenazah yang dimakamkan di sana.

Waskita ingin memastikan agar proses pemindahan makam berjalan cepat, setidaknya dalam waktu sepekan ke depan.

"Pindahan makam ini paling tidak 8 hari kerja, kalau sebulan itu terlalu lama dan bisa menggangu proses pekerjaan, belum lagi kalau lama nanti mulai musim hujan," katanya. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved