Berita Kabupaten TTS

Nenobota Tersangka Kasus Perdagangan Manusia Kabur dari Pengadilani Karena Takut

saya lari karena takut. Kita orang kecil masuk gedung pengadilan apa lagi karena masalah hukum begini kita takut sekali. Makanya saya kabur,

Nenobota Tersangka Kasus Perdagangan Manusia Kabur dari Pengadilani Karena Takut
pos kupang.com, dion kota
Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH. MH sedang menggiring tersangka, Martinus Nenobota ke sel tahanan Mapolres TTS 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POSKUPANG.COM, SOE – Martinus Nenobota, tersangka kasus perdagangan manusia yang sempat kabur saat hendak menjadi saksi dalam kasus perdagangan manusia dengan terdakwa, Udin mengaku, dirinya kabur karena takut masuk gedung pengadilan negeri Soe.

Ia mengatakan, baru pertama kali masuk gedung pengadilan negeri Soe jadi merasa sangat ketakutan.

" Pak saya lari karena takut. Kita orang kecil masuk gedung pengadilan apa lagi karena masalah hukum begini kita takut sekali. Makanya saya kabur," ungkap Martinus.

Usai berhasil keluar dari gedung pengadilan Soe, lanjut Martinus, dirinya menumpang bus ke cabang kapan sebelum melanjutkan perjalanan menuju Desa Nunukniti dengan berjalan kaki.

Martinus sempat singga ke salah satu rumah kerabatnya.

" Begitu saya lihat ada kesempatan untuk kabur, saya langsung kabur pak. Saya juga tidak tenang ditempat persembunyian saya. Jadi pas pak polisi datang saya juga tidak melawan," jelasnya.

Untuk diketahui, Tim Buru Sergap ( Buser) Polres TTS, Rabu ( 15/8/2018) berhasil membekuk tersangka kasus perdagangan manusia Martinus Nenobota di Desa Nunukniti, Kecamatan Fatmolo.

Tersangka dibekuk ditempat persembunyiannya pasca kabur dari pengadilan negeri Soe 30 Juli lalu saat hendak bersaksi untuk kasus perdagangan manusia dengan terdakwa udin.

Usai dibekuk, terangka langsung digiring ke Polres TTS guna dilakukan pemeriksaan dan ditahan di sel Mapolres TTS.

Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH. MH mengatakan, tersangka dihadirkan ke sidang terdakwa, Udin sebagai saksi kasus Perdagangan manusia dengan korban Adelina Sau. Dalam sidang tersebut, terungkap jika Udin sempat memberikan uang senilai 3 juta kepada tersangka saat menyerahkan korban. Tersangka kabur saat hendak

"Tersangka kabur saat hendak bersaksi di pengadilan. Setelah dilakukan penyebaran selama seminggu, akhirnya tersangka berhasil dibekuk ditempat persembunyiannya tanpa perlawanan," ungkapnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved