Berita Kabupaten TTS

Anggota DPRD TTS Puji Pekerjaan Irigasi Oehala

pekerjaan irigasi Oehala di Desa Oelekam dengan total pekerjaan 979 meter, baru dikerjakan pertengahan Juni lalu. Namun saat ini seluruh pekerjaan

Anggota DPRD TTS Puji Pekerjaan Irigasi Oehala
pos kupang.com, dion kota
Nampak petugas Dinas PU dan anggota DPRD TTS, Zadrak Pah sedang meninjau pekerjaan saluran irigasi Oehala. 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POSKUPANG.COM, SOE – ‎Anggota DPRD TTS dari Fraksi PKA Zadrak Pah memuji. CC. Priailia yang mengerjakan saluran irigasi oehala, Desa Oelekam, Kecamatan Mollo Tengah.

Pasalnya, dua bulan di kerjakan, progress fisik sudah mencapai 80 persen. Ia berharap, para rekanan lainnya bisa mengikuti pola kerja CV. Priailia sehingga pekerjaan fisik di TTS tidak melewati kontrak kerja.

" Saya sudah lihat tadi progress fisik pekerjaan saluran irigasi sepanjang 979 meter yang sudah hampir rampung. Padahal, baru dua bulan dikerjakan. Ini sangat bagus, karena semakin cepat dikerjakan semakin cepat masyarakat bisa memanfaatkannya.

Saya harap pola kerja seperti ini bisa ditiruh oleh para rekanan lainnya sehingga pekerjaan fisik di TTS bisa selesai sesuai waktu kontrak," ungkap Zadrak saat meninjau pekerjaan irigasi Oehala, Rabu ( 15/8/2018) pagi.

Direktur CV. Priailia, Samual Tanesia mengatakan, pekerjaan irigasi Oehala di Desa Oelekam dengan total pekerjaan 979 meter, baru dikerjakan pada pertengahan bulan Juni lalu. Namun hingga saat ini, seluruh pekerjaan jaringan primer telah rampung dikerjakan.

Sementara pekerjaan yang masih tersisa adalah pekerjaan sekunder tersisa belasan meter dan satu buah sipon. Sementara dua sipon lainnya saat ini sudah mulai dikerjakan dan dalam jangka waktu dekat sudah akan rampung.

Oleh sebab itu, meski pekerjaan irigasi yang menelan anggaran Rp 1 miliar lebih itu baru akan selesai masa kontrak pada bulan November mendatang, tetapi ia optimis pada akhir bulan Agustus ini sudah bisa mengajukan PHO.

" Pengerjaan saluran irigasi ini sebenarnya bukan tanpa hambatan. Lokasi jaringan irgasi yang tidak mampu dijangkau kendaraan roda empat tentunya jadi tantangan tersendiri. Tetapi itu tidak menjadi alasan pekerjaan kita tidak bisa selesai tepat waktu.

untuk menyelesaikan persoalan tersebut, kita membayar masyarakat untuk mengangkut material ke lokasi pekerjaan. Dan cara itu berhasil membantu kita merampungkan pekerjaan saluran irigasi lebih cepat dari masa kontrak yang diberikan," ujarnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved