Berita Kota Kupang

Orang Tua Calon Siswa Datangi Komisi V DPRD NTT, Jimmi Ancam Copot Kepsek Nakal

Kalau ada Kepala Sekolah (Kepsek) SMA/SMK yang main-main dengan proses penerimaan peserta didik baru ini

Orang Tua Calon Siswa Datangi Komisi V DPRD NTT, Jimmi Ancam Copot Kepsek Nakal
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Beberapa calon siswa saat bersama orang mereka mendatangi DPRD NTT, Selasa (14/8/2018)

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM|KUPANG -- ‎"Kalau ada Kepala Sekolah (Kepsek) SMA/SMK yang main-main dengan proses penerimaan peserta didik baru ini, maka berikan kami data. Data yang diberikan ke saya, maka saya akan rekomendasikan supaya kepsek itu dicopot dari jabatannya,"

Hal ini disampaikan Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmi Sianto,S.E,M.M di hadapan puluhan orang tua calon siswa SMA/SMK ‎di Kota Kupang yang belum mendapat sekolah.

Para orang tua calon siswa ini kembali mendatangi DPRD NTT, Selasa (14/8/2018).

Menurut Jimmi, apabila ada kepsek SMA/SMK yang main-main dengan PPDB 2018 ini, maka dirinya meminta kepada para orang tua calon siswa agar melaporlan ke DPRD NTT.

"Kalau ada kepsek yang main-main dengan hal ini, berikan saya data dan kami akan minta supaya yang bersangkutan itu dicopot. Jadi kalau ada nama tolong kasi supaya kita telusuri," kata Jimmi.

Dia mengatakan, keputusan itu akan diambil, karena akibat ulah para kepsek, maka pihaknya yang sakit kepala.

‎"Memang pemerintah pusat tidak beri kewenangan khusus, tapi ada regulasi dan UU yang mengatur tentang PPDB ini, karena itu, ketika ada permintaan dari orang tua menyampaikan ke sini denagan ada yang menangis, itu yang kemudian kita konsultasi ke pemerintah pusat supaya ada kebijakan," katanya.

Dia mengatakan, konsultasi ke pusat ‎untuk membuka ruang khusus di NTT sehingga ada kebijakan.

‎Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, M.Ansor mengatakan, pemerintah perlu mencari solusi agar 170-an anak itu bisa bersekolah. "Kita berani bukan mau melawan pemerintah pusat, tetapi kita selamatkan anak-anak, karena itu harus ada solusi karena sudah dua bulan," kata Ansor.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved