Berita Pilpres 2019

Ini Alasan Dibalik Kenapa Pak JK Menolak Jadi Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin

Ini Alasan Dibalik Kenapa Pak JK Menolak Jadi Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin, berikut sejumlah alasannya.

Ini Alasan Dibalik Kenapa Pak JK Menolak Jadi Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin
Agus Suparto/Fotografer Kepresidenan
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat sedang berbuka puasa bersama di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (29/5/2017). 

"Jadi Pak JK ingin konsentrasi ke pemerintahan dulu, ya terutama pelaksanaan rencana dari semua rencana Pak Jokowi itu dan Pak JK ini. Mengenai ekonomi terutama," kata dia.

3. Tetap Mendukung Jokowi-KH Ma'ruf Amin

Meski begitu, Sofjan mengatakan, Kalla tetap mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin. Kalla setuju menjadi ketua dewan penasehat tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Menurut Sofjan, posisi sebagai ketua dewan penasehat cocok untuk Kalla. Sebab Kalla dinilai berpengalaman menjadi koordinator di Pemilu.

"Beliau saya rasa sudah jadi dan sudah bersedia untuk itu (jadi ketua dewan penasehat). Sekarang kan musti dibicarakan yang satu minta ini yang satu minta itu, Pak JK bilang nanti ini akan diputuskan Pak Jokowi," ucap dia.

Baca: Deretan Idol KPop & KDrama yang Ulang Tahun di Bulan Agustus, Lengkap Lho!

Baca: 3 Drama Korea Populer ini Wajib Banget Kamu Tonton di Tahun 2018

"Saya tetap menjanjikan, kan untuk membantu Pak Jokowi. Jadi, sedang saya pertimbangkan bagaimana cara yang terbaik," kata dia, di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

4. Diusulkan sebagai Dewan Penasehat Tim Pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin

Koalisi Indonesia Kerja sudah berkomunikasi dengan Kalla. Politisi senior Golkar itu berjanji akan tetap mendukung tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Oleh sebab itu, koalisi mempertimbangkan untuk menempatkan Kalla bukan di posisi ketua tim pemenangan. Namun, di posisi yang tidak akan mengganggu fungsinya ketika menggantikan Jokowi pada saat cuti kampanye Pilpres.

Baca: Ramalan Zodiak Hari ini dan Intip Untuk Esok Rabu 15 Agustus, Aries Menghadapi Bencana

Baca: 5 Zodiak Ini Menyenangkan dan Easy Going, Kamu Termasukkah?

"Mungkin di dewan penasehat kah, atau apa. Nanti dicari posisi yang pas dengan Pak JK. Jadi tetap bisa membantu tim pemenangan, tapi juga tidak mengabaikan fungsi beliau sebagai wapres," ujar Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni. (*)

Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved