Berita Sumba Timur

Komunitas Goes Wisata Nusantara Tinggalkan Cindramata Sumur Bor Bagi Warga Watumbaka

Komunitas Goes Wisata Nusantara meninggalkan cindramata berupa satu unit sumur bor di RT 12 RW 04 Kelurahan Watumbaka, Kecamatan Pandawai

Komunitas Goes Wisata Nusantara Tinggalkan Cindramata Sumur Bor Bagi Warga Watumbaka
POS-KUPANG.COM/Robert Ropo
Para Anggota Komunitas Goes Wisata Nusantara foto bersama di sumur bor dari bakti sosial Komunitas mereka di Watumbaka. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Komunitas Goes Wisata Nusantara meninggalkan cindramata berupa satu unit sumur bor di RT 12 RW 04 Kelurahan Watumbaka, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur saat komunitas tersebut bergoes atau bersepeda di daratan Pulau Sumba pulau terindah di dunia.

Ketua Comunitas Goes Wisata Nusantara Ticke Setiadi kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (12/8/2018) pagi mengatakan, Komunitas Goes Wisata Nusantara dimana bergoes atau bersepeda ke seluruh wilayah Nusantara bukan hanya di Pulau Sumba tapi di seluruh pulau atau daerah di seluruh Indonesia.

Baca: KPU Ende Serahkan Daftar Caleg Sementara

Kata dia, dimana disaat bergoes Komunitas mereka juga sambil promosikan destinasi wisata yang ada di daerah masing-masing, dan memviralkan melalui media sosial dan juga melalui media cetak sehingga akan ada banyak lagi yang mengenal obyek Wisata salah satunya di Sumba.

"Jadi selama goes kita singgah di tempat-tempat wisata, sebelumnya kita survei dulu spot-spot wisata mana yang kita harus kunjungi. Jadi di Pulau Sumba kita mulai dari Sumba Barat Daya sampai Sumba Timur dan ada begitu banyak tempat wisata yang kita singgah, kita juga viralkan melalui Medsos,"kata Setiadi.

Kata dia, lebih banyak lagi bersepeda sumbangsihnya akan menambah banyak pemasukan dari sektor wisata, sehingga pendapatan masyarakat akan lebih baik lagi.

Setiadi juga mengatakan Komunitas Goes Wisata Nusantara sudah terbentuk sudah lima tahun dengan memiliki anggota lebih dari 300 orang yang umumnya berasal dari Jabodetabek dan Bandung Raya dan berpusat di Jakarta.

"Jadi kita goes ke suatu pulau atau ke suatu daerah di Nusantara ini, selain kita mempromosikan destinasi wisata yang ada di daerah atau pulau itu, kita juga harus ada sesuatu berupa cindramata yang harus kita tinggalkan,"ungkap Setiadi.

Setiadi mengatakan, untuk goes di pulau Sumba Komunitas mereka meninggalkan cindramata berupa satu unit sumur bor bagi warga di RT 12 RW 04 Kelurahan Watumbaka Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur.

"Ini sebagai bakti sosial kita terkait kepedulian kita, katanya di Sumba sesuai informasi warga kesulitan air. Sehingga apa yang pas untuk kita tinggalkan sebagai bakti sosial komunitas kita ini di pulau Sumba ini, meskipun kecil tetapi ada nilainya, tidak harus membutuhkan biaya yang besar apalagi kita bukan yayasan kita hanya komunitas goes"ungkap Setiadi.

Setiadi juga berharap kepada warga masyarakat yang mendapatkan cindramata berupa sumur bor tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik serta menjaga dan merawatnya sehingga air dari sumur bor tersebut bisa lama dimanfaatkan. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved