Kamis, 9 April 2026

Berita Kabupaten Kupang

Warga Amarasi Barat Gelar Olahraga Tradisional Lempar Gasing

Kecamatan Amarasi Barat dalam meramaikan HUT RI ke 73, menggelar beragam kegiatan seperti olahraga juga pameran pembangunan.

Penulis: Edy Hayong | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG/EDY HAYON
Camat Amarasi Barat. 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Edy Hayong

POS KUPANG.COM, OELAMASI--Pihak Kecamatan Amarasi Barat dalam meramaikan HUT RI ke 73, menggelar beragam kegiatan seperti olahraga juga pameran pembangunan.

Kegiatan yang dipusatkan di Pantai Selatan, Desa Erbaun ini antara lain, pertandingan bola kaki Usia 21 untuk 7 desa dan 1 kelurahan juga pertandingan bola volly putra/putri, pameran pembangunan dan pertandingan olahraga tradisioal, lempar gasing.

Demikian diutarakan Camat Amarasi Barat, Seprianus Tinenti kepada wartawan di Oelamasi, Kamis (9/8/2018).

Menurut Tinenti, persiapan untuk mensukseskan kemeriahan HUT RI ini sejak dilaksanakan Mei 2018 lalu, dimana panitia bersepakat pusat pelaksanaan kegiatan di Desa Erbaun.

Ada beberapa kegiatan olahraga antar desa dan kelurahan dimaksudkan untuk mempersatukan semua warga di daerah ini. Khusus untuk bola voli, jelas Tinenti, ada pertandingan putra-putri yang tujuannya mempersiapkan atlet bola voli yang akan mengikuti pertandingan pada HUT Oelamasi pada September 2018 mendatang. Untuk itu, momen HUT RI ke 73 ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mencari bibit pemain yang bagus. Pemenang dalam pertandingan bola voli akan mewakili Kecamatan Amarasi Barat.

Soal pameran pembangunan, Tinenti mengatakan, tetap dilaksanakan sebagai persiapan untuk mengikuti pameran di tingkat kabupaten. Untuk kecamatan Amarasi Barat, pemenang pameran stand yang berhak mengikuti even tingkat kabupaten. Sebab, ini juga merupakan motivasi bagi desa untuk menghaslkan karya terbaik yang dipamerkan.

Pada kesempatan ini juga akan dikembangkan olahraga lempar gasing. Untuk olahraga lempar gasing saat ini sifatnya ekspedisi dan tahun depan olahraga ini akan diperlombakan.

“ Baru kali ini olahraga tradisional ini diangkat, sehingga ke depan diharapkan ini menjadi mata pelajaran muatan lokal di tingkat sekolah. Terutama di tingkat SD dan SMP,” ujar Tinenti.(*

)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved