Berita Kabupaten TTS

Fary Sebut Pembangunan Jalan Strategis Nasional Kapan - Fatumnasi Terkendala Masalah Lahan

Hingga saat ini lahan pembangunan jalan tersebut masih bermasalah dengan pemilik lahan

Fary Sebut Pembangunan Jalan Strategis Nasional Kapan - Fatumnasi Terkendala Masalah Lahan
POS KUPANG/DION KOTA
Ketua Komisi V DPR RI, Fary Francis sedang diwawancarai awak media

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM|SOE -– Ketua Komisi V DPR RI, Fary Francis mengatakan pembangunan jalan strategis nasional, Kapan - Fatumnasi terkendala masalah lahan. Pasalnya menurut Fary, hingga saat ini lahan pembangunan jalan tersebut masih bermasalah dengan pemilik lahan dan juga ijin dari Kementerian Kehutanan.

" Tahun 2016, kita sudah sempat anggarkan untuk pembangunan jalan Kapan - Fatumnasi, tetapi karena masih ada pemilik lahan yang komplain dan belum mengantongi ijin dari kementerian Kehutanan sehingga anggaran tersebut ditahan. Saya sudah minta anggota DPRD baik tingkat propinsi maupun kabupaten untuk menyelesaikan masalah tersebut. Tetapi hingga saat ini belum ada wakil rakyat dari TTS yang melaporkan kepada saya jika masalah lahan sudah selesai," ungkap Fary.

Jika masalah lahan sudah selesai lanjut Fary, dirinya selaku ketua Komisi V DPR RI siap memperjuangkan alokasi anggaran untuk pembangunan ruas jalan kapan - Fatumnasi.

Terkait titik-titik ruas jalan yang masih bermasalah, Fary mengaku tidak mengetahui dengan pasti, tetapi menurutnya, pembangunan ruas jalan yang masuk kategori Jalan Strategis Nasional tersebut terkendala masalah lahan.

" Kalau Pemkab bisa selesaikan dalam tahun ini, kita perjuangan anggarannya di tahun depan biar bisa dikerjakan. Untuk itu, kita berharap Pemkab TTS bisa segera menyelesaikan masalah tersebut," pinta pria berkaca mata ini.

Terpisah, Bupati TTS, Ir. Paul Mella yang dikonfirmasi terkait masalah lahan pembangunan ruas jalan Kapan - Fatumnasi, Kamis ( 9/8/2018) mengaku, masalah lahan dengan pemilik lahan sudah selesai.

Pemda TTS hanya masih terkendala dengan ijin dari Kementerian Kehutanan terkait ruas jalan di Desa Sutual yang masuk dalam kawasan hutan negera. Oleh sebab itu, dirinya meminta bantuan dari Fary Francis selaku anggota DPR RI untuk mendorong Kementerian Kehutanan agar bisa memberikan kelonggaran secara aturan sehingga ijin prinsip bisa segera dikeluarkan.

" Kalau masalah lahan dengan pemilik lahan sudah selesai semua. Sisa kantongi ijin prinsip dari Kementerian Kehutanan ini yang masih sulit. Oleh sebab itu, kita minta bantuan Pak Fary untuk mendorong pihak Kementerian Kehutanan agar bisa segera mengeluarkan ijin prinsipnya sehingga ruas jalan yang melintasi kawasan hutan negara bisa segera dibangun. Ujarnya. ( *)


Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved