Berita Pendidikan

SMAK Frateran Ndao Raih Emas Pada Bali International Choir Festival

Bahkan, katanya, tidak saja bersaing dengan peserta dari negara lain siswa SMAK Ndao juga bersaing dengan peserta dari Indonesia.

SMAK Frateran Ndao Raih Emas Pada Bali International Choir Festival
ISTIMEWA

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM|KUPANG - SMAK Frateran Ndao Ende berhasil meraih dua emas dan satu perak pada Bali International Choir Festival yang diselenggarakan di Bali (22-28/7/2018). Dua emas dan satu perak tersebut berasal dari nomor Tenagers dan Folkore.

Kepala SMAK Frateran Ndao, Fr. Wilhelmus Satel Sura, kepada Pos Kupang, Rabu (1/8/2018) di Ende, mengatakan, pada kegiatan Bali International Choir Festival, SMAK Frateran Ndao harus bersaing dengan 16 negara peserta luar negeri, seperti Amerika Serikat, Kanada, Singapura, Malaysia, Thailand, Latvia, Litunia, Inggris, Korsel, Cina, Perancis, Philipina dan Nyanmar serta Hongkong.

Bahkan, katanya, tidak saja harus bersaing dengan peserta dari negara lain para siswa dari SMAK Ndao juga harus bersaing dengan peserta dari dalam Indonesia.

Baca: Bupati Ende Canangkan Pemberian Vaksin Rubella

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 7 Agustus 2018, Pisces Emosional, Zodiak Lain Bagaimana?

Namun, kata Frater Wilhemus, berkat kerja keras dan kemampuan yang dimiliki oleh para siswa mereka berhasil meraih prestasi membanggakan.

Frater Wilhelmus, mengatakan prestasi yang diraih para siswa sudah menjadi target sekolah karena sebelumnya pada ajang yang sama tahun 2017 para siswa SMAK Frateran Ndao berhasil meraih medali perak.

"Anak-anak tampil penuh percaya diri sehingga mereka bisa meraih prestasi yang tidak saja membanggakan pihak sekolah namun juga daerah Kabupaten Ende dan NTT secara umum juga untuk kebanggan pribadi dan keluarga, " kata Frater Wihlemus.

Baca: Tak Ada Kompromi, Pemerintah Korsel Wajibkan 7 Artis KPop Ikut Wajib Militer 2018

Baca: Ada Orientasi Seksual Baru, Sapioseksual, Ini 7 Tandanya, Apakah Kamu Termasuk?

Frater Wilhelmus mengatakan apa yang diraih siswa menjadi asset bagi daerah dan gereja baik di masa sekarang ataupun di masa yang akan datang untuk pengembangan musik di daerah dan juga musik liturgi gereja.

Frater Wilhlemus berharap para siswa tidak cepat berpuas diri dengan prestasi yang ada, namun tetap mengasah kemampuan untuk pengembangan diri dan masa depan.
Frater Wilhelmus menyampaikan terima kasih kepada orang tua siswa yang telah mendukung anak-anak mengikuti lomba Choir Internasional Festival di Bali sehingga bisa meraih hasil yang maksimal.

Baca: Taekwondo NTT Kembali Berprestasi. Tiga Emas dan 2 Perunggu Direbut

Baca: Ciri Orang Suka Selingkuh, Kamu Termasuk? Pikir 4 Hal Ini Sebelum Berselingkuh Ya

Sebagai apresiasi atas prestasi yang diraih siswa, pada bulan Juli 2019, siswa SMAK Frateran Ndao akan berpartisipasi dalam lomba koor internasional yang berlangsung di Singapura.

Peserta lomba, Anjelina Rosadalima Luka, mengatakan dia dan kawan-kawannya tidak menyangka bisa meraih dua emas dan satu perak.

Karena, katanya, lawan-lawan yang mereka hadapi berasal dari 16 negara dan juga peserta dari Indonesia yang tampil sangat bagus.

"Berkat kerja keras dan kekompakan selama mengikuti festival kami bisa meraih pretasi yang maksimal, " ujar Anjelina.

Baca: Mata Tak Bisa Bohong, Apa Arti Dari Tatapan Mata Seseorang Ketika Bicara, Jujur Atau Bohong?

Baca: Suga BTS Grogi dan Tersipu Malu Saat Dirangkul Taylor Swift, Lihat Ekspresinya

Anjelina mengatakan pretasi yang mereka raih terbayar lunas saat mengikuti latihan keras selama enam bulan, bahkan untuk mengikuti festival mereka terpaksa tidak libur pada liburan panjang bulan Juni yang lalu.

Anjelina mengatakan prestasi yang diraih dipersembahkan untuk para guru dan orang tua serta sekolah. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved